Serang Polisi saat Penangkapan, Bandar Sabu di Karo Sumut Tewas Ditembak

Stepanus Purba ยท Senin, 17 Februari 2020 - 15:42 WIB
Serang Polisi saat Penangkapan, Bandar Sabu di Karo Sumut Tewas Ditembak
Barang bukti narkoba dam senjata tajam yang diamankan polisi dari pengedar sabu di Karo, Sumut. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Polisi menembak mati seorang bandar narkoba jenis sabu di Desa Barus Julu, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Tindakan tegas terpaksa dilakukan lantaran pelaku menyerang petugas dengan parang saat hendak kabur dari penyergapan.

Informasi yang dirangkum iNews, identitas bandar sabu tersebut yakni Jeri Nando Ginting. Dia ditembak mati petugas Satnarkoba Polres Karo saat penangkapan, Sabtu (15/2/2020).

Kasatnarkoba Polres Karo AKP Ras Maju Tarigan mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang sudah resah terkaitnya maraknya peredaran narkoba di kampung mereka. Petugas selanjutnya menyelidiki informasi dan lokasi yang disebutkan.  

"Saat di lokasi, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial DS. DS ini kaki tangan dari Jeri dalam menjalankan bisnis gelapnya," ujar Ras, Senin (17/2/2020).

Setelah itu, petugas bernama Aiptu Basmi Ginting mencoba masuk ke rumah sambil memperkenalkan diri. Saat mengecek bagian pintu belakang, Aiptu Basmi dibacok Jeri Nando yang sebelumnya bersembunyi.

"Aiptu Basmi dibacok pada bagian punggung dan hanya mengenai jaket hingga robek. Saat pelaku coba mengayunkan parangnya kembali, Aiptu Basmi menangkap tangannya, namun terluka di pundak kiri," katanya.

Karena terdesak, Aiptu Basmi mengeluarkan senjata api. Melihat itu, Jeri melarikan diri hingga dilepaskan tembakan peringatan. Karena tak berbentii, pelaku diberi tindakan tegas dengan cara melumpuhkannya.

"Petugas coba menembak kaki pelaku tetapi dia mencoba lompat ke jurang hingga terkena punggung dan terjatuh," ucap Ras Maju.

Selanjutnya, petugas membawa Jeri ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe untuk mendapatkan perawatan. Namun dinyatakan meninggal dalam penanganan medis.

Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga menyita dompet berisi 24 paket sabu seberat 5,80 gram. Kemudian didapati barang bukti satu paket sabu seberat 16,10 gram dan 0.99 gram, serta satu buah timbangan elektrik dan alat isap sabu.

"Jumlah keseluruhan barang bukti ada 26 paket sabu dengan berat total 22,89 gram. Kami masih mengembangkan kasus ini,” ujarnya.


Editor : Donald Karouw