Sumut Siapkan 2 RS Jadi Pusat Evakuasi Pasien Virus Korona

Antara, Liansah Rangkuti ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 02:08 WIB
Sumut Siapkan 2 RS Jadi Pusat Evakuasi Pasien Virus Korona
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sesuai mengecek kesiapan RS PTPN II Deliserdang sebagai pusat evakuasi piasen korona. (Foto: iNews/Liansah Rangkuti)

MEDAN, iNews.id - Pemerintah Provinsi Sumut menyiapkan dua rumah sakit (RS) untuk pusat dan cadangan evakuasi pasien suspect virus korona (COVID-19). Dua rumah sakit itu yakni Rumah Sakit GL Tobing/Medical Tembakau Deli PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang dan Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Medan.

"Pemprov Sumut menyiapkan satu tempat evakuasi utama. Jadi seluruhnya baik yang dalam pantauan atau sudah terjangkit kita tempatkan di RS GL Tobing/Medical Tembakau Deli PTPN II Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang," ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi usai meninjau RS PTPN II Tanjung Morawa, Rabu (18/3/2020).

Langkah itu diambil untuk menekan semaksimal mungkin penyebaran virus. Kebijakan itu juga mengacu pada hasil rapat koordinasi bersama dengan seluruh pihak rumah sakit se-Sumut.

Terkait dengan kebijakan itu, pasien yang sedang dirawat di RS GL Tobing akan dipindahkan dan dilakukan pengosongan guna mempersiapkan penanganan COVID-19. Beberapa tim Satgas akan bertugas di RS PTPN II. 
Segala kelengkapan akan dibantu dari rumah sakit lainnya baik berupa tempat tidur, tenda dan lainnya.

"Adapun sebagai tempat evakuasi cadangan dan pos penerimaan laporan masyarakat yang di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Jalan Kapten Muslim Medan juga akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan agar bisa melayani masyarakat dengan maksimal," ujar gubernur yang didampingi Ketua Satgas COVID-19 Riadil Akhir Lubis dan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution.

Gubernur berharap dengan langkah-langkah pengamanan itu, penyebaran COVID-19 di Sumut bisa ditekan semaksimal mungkin. Gubernur juga mengingatkan seluruh manajemen rumah sakit tidak menolak masyarakat Sumut yang melapor.

"Jika RS sudah tidak dapat menampung, diminta untuk mengarahkan dan melaporkan ke lokasi evakuasi baik utama maupun cadangan," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki