Sumut Turun ke Peringkat 9 Kasus Covid-19 Terbanyak di Indonesia

Stepanus Purba · Kamis, 29 Oktober 2020 - 22:45:00 WIB
Sumut Turun ke Peringkat 9 Kasus Covid-19 Terbanyak di Indonesia
Juru Bicara (Jubir) Tim GTPP Covid-19 Provinsi Sumut Aris Yudhariansyah saat live streaming di Media Center GTPP Covid-19 Provinsi Sumut di Kantor Gubsu, Sabtu (16/5/2020). (Foto: Humas Pemprov Sumut)

MEDAN,iNews.id - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) turun ke peringkat 9 jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya Sumut berada di peringkat 6 pasien dengan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 terbanyak di Indonesia.

Penurunan peringkat ini setelah sejumlah provinsi lainnya mengalami penambahan kasus yang siginifikan dibandingkan di Sumut.

Berdasarkan data yang dihimpun iNews, jumlah positif Covid-19 di Sumut tercatat sebanyak 12.925 kasus. Sumut membawahi Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di posisi ke-10 dengan 11.732 kasus.

Sementara itu di posisi puncak, masih ditempati oleh DKI Jakarta dengan 104.235 kasus. Kemudian diikuti Provinsi Jatim di posisi ke 2 dengan 52.020 kasus, lalu Jabar di posisi ke 3 dengan 35.607 kasus.

Berikutnya pada posisi ke 4 ditempati Provinsi Jateng dengan 33.100 kasus, diikuti Provinsi Sulawesi Selatan 18.298 kasus. Lalu Riau 14.511 kasus, Sumbar 13.984 kasus dan Kalimantan Timur yang di posisi ke 8 dengan 13.770 kasus.

Sedangkan secara nasional, kasus konfirmasi Covid-19 telah mencapai 404.048 kasus.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah menyampaikan, raihan ini didapatkan setelah Sumut dianggap berhasil menerapkan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Ini karena upaya 3T yang diterapkan sudah dapat berjalan dengan baik," ucapnya.

Meski sudah berhasil menekan penyebaran Covid-19, Aris mengingatkan warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini karena risiko penyebaran masih sangat tinggi.

Aris menerangkan penambahan kasus aktif ini terjadi, setelah masih didapatkannya angka kasus konfirmasi yang lebih tinggi dari tren kasus kesembuhan.

Dia menyebutkan, untuk kasus konfirmasi harian bertambah 88 orang, sedangkan yang sembuh hanya 82 orang. Akumulasi kasus konfirmasi saat ini sudah sebanyak 12.925 orang dan angka kesembuhan 10.546 orang.

"Selain itu, penambahan pasien yang meninggal masih terjadi. Totalnya saat ini mencapai 529 orang atau bertambah tiga kasus," ucapnya.

Editor : Stepanus Purba