Massa Geruduk KPU Samosir terkait Dugaan Ijazah Palsu Salah Satu Balon Wakil Bupati

Stepanus Purba ยท Sabtu, 19 September 2020 - 13:30 WIB
Massa Geruduk KPU Samosir terkait Dugaan Ijazah Palsu Salah Satu Balon Wakil Bupati
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Samosir berunjuk rasa di depan KPUD Samosir, Jumat (17/9/2020). (Foto: iNews/Rifandy Lubis)

SAMOSIR, iNews.id - Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Samosir menggelar unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Samosir. Kedatangan mereka  berkaitan dengan dugaan ijazah palsu dari salah satu bakal calon wakil bupati Kabupaten Samosir Martua Sitanggang.

Dalam orasinya, koordinator massa menyebut, ijazah SMA yang digunakan Martua Sitanggang untuk mendaftar pilkada diduga palsu. Hal ini karena ada perbedaan data antara ijazah SMP dengan SMA. Data yang berbeda yakni tanggal lahir dan nama orang tua.

"Kami minta KPU untuk mengusut tuntas dugaan ijazah palsu yang digunakan oleh Martua Sitanggang," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Samosir Ika Rolina Samosir mengatakan, kedatangan massa untuk mengklarifikasi tentang dugaan ijazah palsu dari bakal calon Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang.

"Sesuai dengan peraturan KPU, jika ditemukan dokumen syarat calon ada perbedaan nama antara ijazah dengan KTP. Kita akan melakukan klarifikasi terhadap perbedaan data tersebut," kata Ika Rolina, Sabtu (18/9/2020).

Terkait dengan perbedaan pandangan antara KPUD Samosir dengan para demonstran, Ika mengatakan itu merupakan hal yang biasa.

"Perbedaan pandangan itu sah-sah saja. Tapi KPUD Samosir pada prinsipnya menjalankan mekanisme sesuai dengan aturan undang-undang," ucanya.

Diketahui, Martua Sitanggang maju sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Samosir mendampingi Vandiko Gultom. Pasangan ini didukung oleh enam koalisi partai politik yakni Partai Nasdem, PKB, Golkar, Gerindra, Demokrat dan Hanura.


Editor : Stepanus Purba