get app
inews
Aa Text
Read Next : Tangki Misterius Ditemukan di Perairan Asahan, Ada Tulisan dan Tanda Peringatan

TNI AL Tangkap 3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia di Perairan Selat Malaka

Senin, 09 November 2020 - 16:22:00 WIB
TNI AL Tangkap 3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia di Perairan Selat Malaka
Kapal Perang KRI Kerambi 672 saat menggiring kapal pencuri ikan berbendera Malaysia. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Tiga unit kapal ikan asing berbendera Malaysia diamankan Kapal Perang KRI Kerambit-672 di wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia, di Perairan Selat Malaka, Minggu (8/11/2020). Ketiga kapal ikan tersebut diamankan karena dicurigai tengah mencuri ikan di kawasan perairan Indonesia.

Penangkapan berawal saat KRI Kerambit-627 dibawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I melaksanakan patroli di wilayah Perairan ZEE Indonesia. Saat patroli, petugas mendapatkan informasi pencurian ikan di wilayah ZEE Indonesia.

"Mendapatkan informasi, petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan mengamankan tiga kapal ikan berbendera Malaysia," kata Kadispen Lantamal I, Mayor Laut Edi Harahap, Senin (9/11/2020).

Setelah diamankan, petugas kemudian menggiring ketiga kapal jenis PKFB 1223, PKFB 1928, dan PKFB 1921 ke Lantamal I Belawan untuk proses pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, KIA bernomor lambung PKFB 1223 dengan GT 66 terdapat ikan campuran kurang lebih 5 ton, sedangkan nakhoda berinisial S dan 5 ABK berkebangsaan Myanmar. Kapal PKFB 1928 GT 68 terdapat ikan campuran kurang lebih 5 ton dengan nahoda berinitial Z dan 4 orang ABK berkebangsaan Myanmar.

"Sedangkan kapal ketiga yang diamankan yakni PKFB 1791 GT 69, nakhoda berinisial PK dan ABK 5 orang berkebangsaan Thailand dengan muatan 6 ton ikan campuran," ucapnya.

Sementara itu, Panglima Panglima Koarmada I Laksamana Muda Rasyid K menegaskan komitmen TNI AL untuk menjaga kedaulatan laut Indonesia. Pihaknya akan terus menggelar patroli rutin serta operasi intelejen untuk mengamankan wilayah laut Indonesia.

"Saat ini masih banyak didapati ilegal fishing dan juga digunakan sebagai jalur penyelundupan narkoba dan komoditi ilegal lain untuk masuk ke Indonesia melewati jalur perairan,” ucapnya.

Editor: Stepanus Purba_block

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut