Toko Material Bangunan di Asahan Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

Ulil Amri · Rabu, 08 Juli 2020 - 23:27 WIB
Toko Material Bangunan di Asahan Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan
Satu unit toko yang menjual material bangunan di Jalan Panglima Polim, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), ludes dilalap si jago merah, Rabu sore (8/7/2020).

ASAHAN, iNews.id - Satu unit toko yang menjual material bangunan di Jalan Panglima Polim, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), ludes dilalap si jago merah, Rabu sore (8/7/2020). Petugas pemadam kebakaran terpaksa merusak pintu masuk toko karena saat kejadian toko dalam posisi terkunci ditinggal pemiliknya.

Kebakaran toko yang menjual material bangunan ini sempat membuat panik warga setempat. Tiupan angin yang cukup kencang ditambah banyaknya material bangunan yang mudah terbakar di dalam toko, membuat  api dengan cepat berkobar dan menghanguskan seluruh isi bangunan.

Empat unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan diterjunkan untuk memadamkan api. Petugas berjibaku menyemprotkan air dari mobil damkar ke kobaran api.

Warga setempat juga berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Saat api berkobar, sesekali terdengar suara ledakan dari dalam toko sehingga membuat warga semakin panik.

Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Namun, dugaan sementara karena korsleting atau arus pendek listrik. Untuk dapat masuk ke dalam toko, petugas pemadam kebakaran dibantu petugas Satpol PP Pemkab Asahan terpaksa merusak pintu masuk toko.

“Kami terpaksa merusak pintu toko karena toko dalam posisi terkunci ditinggal pemiliknya,” kata Kepala Satpol PP Pemkab Asahan, Sofian Manulang.

Setelah berjibaku selama satu jam, kobaran api akhirnya dapat dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian material pemilik toko ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran toko material bangunan di Jalan Panglima Polim, Kisaran, Asahan ini, juga masih dalam penyelidikan Satuan Reskrim Polres Asahan.


Editor : InewsTv Henri