Tolak Sogokan Rp3 M dari Bandar Sabu, 3 Pegawai Imigrasi Sumut Diganjar Penghargaan

Said Ilham ยท Senin, 23 Desember 2019 - 11:06 WIB
Tolak Sogokan Rp3 M dari Bandar Sabu, 3 Pegawai Imigrasi Sumut Diganjar Penghargaan
Kepala Kakanwil Kemenkuhgam Sumut Sutrisman saat menyerahkan penghargaan kepada pegawai Imigrasi yang bekerja dengan integritas dan menolak sogokan DPO narkoba. (Foto: iNews/Said Ilham)

MEDAN, iNews.id – Tiga pegawai Imigrasi yang bertugas di Bandara Kualanamu Deliserdang menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Utara (Sumut). Mereka diberi apresiasi atas integritasnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaan.

Informasi yang dirangkum iNews, identitas ketiga pegawai Imigrasi tersebut yakni Indra Bangsawan, Suswan Edy dan Desyara Firanda. Mereka mengamankan Ardiansyah, seorang bandar narkoba yang menjadi buronan Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) saat turun dari penerbangan Kualalumpur, Malaysia.

Pegawai Imigrasi saat menerima penghargaan dari Kanwil Kemenkumham Sumut. (Foto: iNews/Said Ilham)
Pegawai Imigrasi saat menerima penghargaan dari Kanwil Kemenkumham Sumut. (Foto: iNews/Said Ilham)

 

Tak hanya itu, ketiganya juga menolak sogokan senilai Rp3 miliar dari DPO tersebut. Mereka menghubungi polisi yang langsung mengamankan pria asal Kta Palu tersebut atas kasus narkoba.

BACA JUGA: 6,3 Kilogram Sabu Senilai Rp6 Miliar Dimusnahkan di Makassar

Indra Bangsawan, salah satu pegawai penerima penghargaan mengatakan, kronologi kejadian bermula saat Ardiansyah tiba di Bandara Kualanamu dari Malaysia pada Kamis (12/12/2019). Saat petugas melakukan scan terhadap dokumen perjalanannya, muncul peringatan alert merah di sistem tanda cekal sehingga langsung diamankan untuk proses lebih lanjut.

Ketika itulah, Ardiansyah coba menyogok petugas. Awalnya dia menawarkan uang Rp2 miliar kepada ketiga pegawai tersebut agar dapat dibebaskan. Namun petugas tetap membawanya ke ruangan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya dia menaikkan tawaran menjadi Rp3 miliar untuk pembebasannya.

“Yang bersangkutan mencoba menawarkan sejumlah uang. Pertama Rp2 miliar, namun anggota kami tetap bersikukuh untuk memprosesnya. Dia kembali menawarkan Rp3 miliar yang akan ditransfer kepada anggota kami dan dibawa rekannya dan kami tetap memprosesnya,” ujar Indra, Minggu (23/12/2019).

Karena integritas ketiga pegawai Imigrasi tersebut, mereka pun menerima piagam penghargaan dari Kantor Kemenkumham Sumut.

“Inilah contoh konkret, bukan lagi sekadar harapan. Para pegawai ini menjadi teladan dalam menjalankan tugas dan integritasnya,” ujar Kepala Kakanwil Kemenkuhgam Sumut Sutrisman.


Editor : Donald Karouw