Ungkap Tewasnya Hakim PN Medan Jamaluddin, Istri dan Anak Korban Diperiksa

Ahmad Ridwan Nasution ยท Kamis, 05 Desember 2019 - 18:15 WIB
Ungkap Tewasnya Hakim PN Medan Jamaluddin, Istri dan Anak Korban Diperiksa
Istri hakim PN Medan Jamaluddin menangis saat melihat jasad suaminya beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id – Penyidik Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Polrestabes Medan memeriksa istri dan anak hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin yang ditemukan tewas diduga dibunuh di areal perkebunan sawit Kutalimbaru, Deliserdang.

Pemeriksaan anak dan istri korban yang dilakukan di Nagan Raya, Aceh itu untuk mengungkap dugaan keterlibatan orang dekat atas tewasnya hakim Jamaluddin. Penyidik sebelumnya sudah memeriksa 22 saksi terkait kasus tersebut.

“Ya sudah diperiksa kemarin oleh penyidik. Ini untuk mengungkap kasus pembunuhan korban,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (5/12/2019).

Menurut Tatan, penyidik terus mendalami kasus tersebut dengan memintai keterangan sejumlah saksi, dan mengumpulkan bukti-bukti untuk bisa mengungkap misteri tewasnya Jamaluddin. “Minta doa restunya, semoga kasus ini bisa segera terungkap,” ucapnya.

BACA JUGA:

Kapolda: Hasil Autopsi Hakim PN Medan Jamaluddin Tewas Bukan Diracun

Kapolda Sumut Pastikan Hakim PN Medan Korban Pembunuhan, 22 Orang Saksi Diperiksa

Sebelumnya, jenazah Jamaluddin ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (29/11/2019).

Korban yang merupakan Hakim dan juga Humas PN Medan, ditemukan warga di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD warna hitam.

Saat ditemukan, jenazah sudah membiru dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang. Hasil pengecekan labfor, waktu kematian almarhum Jamaluddin diperkirakan antara 12 sampai 20 jam sebelum mayat ditemukan.

Sementara itu, hasil autopsi tim Laboratirum Forensik (Labfor) Polda Sumut mengungkapkan tewasnya hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin bukan karena diracun.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, setelah diperiksa cairan lambung korban oleh tim labfor tidak ditemukan cairan berbahaya atau racun. “Labfor hanya menemukan kafein dan obat batuk, tidak ada ditemukan cairan yang berbahaya. Yang bersangkutan dalam kondisi normal, tidak diracun,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki