Usai Cekcok dengan Istri, Pria di Asahan Ditemukan Tewas Terbakar dalam Rumah

Ulil Amri ยท Rabu, 29 Januari 2020 - 08:14:00 WIB
Usai Cekcok dengan Istri, Pria di Asahan Ditemukan Tewas Terbakar dalam Rumah
Petugas damkar saat memadamkan kebakaran rumah yang menelan korban jiwa di Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. (Foto: iNews/ulil Amri)

ASAHAN, iNews.idKebakaran melalap rumah warga di Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (28/1/2020). Tragisnya, pemilik rumah Zainuddin (46) ditemukan tewas terbakar dalam kamar.

Informasi yang dirangkum iNews, kebakaran ini terjadi setelah korban diduga cekcok rumah tangga dengan istrinya. Usai cekcok, istri korban meninggalkan rumah.

Tak berselang lama muncuk kepulan asap dari dalam rumah korban. Petugas damkar yang mendapat informasi langsung terjun ke TKP dan berjibaku memadamkan kobaran api selama kurang lebih satu jam.

Setelah proses pendinginan, petugas damkar mendapat informasi warga jika ada korban di dalam rumah tersebut. Petugas awalnya sempat kesulitan mengevakuasi karena kondisi rumah masih penuh dengan kepulan asap. Saat itu, posisi korban ditemukan dalam salah satu ruangan kamar dengan kondisi terkunci dari dalam.

Kapolsek Air Joman AKP Hotlan Wanto Siahaan mengatakan, kebakaran di Desa Binjai Serbangan menelan satu korban jiwa. Dia juga membenarkan jika ada informasi dari masyarakat yang menyebut rumah korban terbakar usai cekcok dengan istri. Pun dengan kondisi rumah yang terkunci dari dalam saat terjadinya kebakaran.

“Keterangan saksi dan keluarga seperti itu, namun demikan untuk kepastiannya masih akan kami dalami,” ujar Hotlan, Selasa (28/1/2020) malam.

Menurutnya, kasus kebakaran yang menelan korban jiwa ini sudah dalam penanganan polisi. Petugas membawa jenazah korban ke rumah sakit (RS) untuk menjalani visum sebelum dikebumikan.

“Saat kejadian, warga yang berupaya memadamkan api kesulitan karena seluruh pintu dalam kondisi terkunci. Penyebab kebakaran ini masih dalam penyelidikan,” katanya.

Editor : Donald Karouw