Usai Diperiksa KPK, 5 Kepala Dinas di Pemkot Medan Kucing-kucingan dengan Wartawan

Stepanus Purba ยท Kamis, 31 Oktober 2019 - 19:21 WIB
Usai Diperiksa KPK, 5 Kepala Dinas di Pemkot Medan Kucing-kucingan dengan Wartawan
Kepala Dinas Perdagangan Pemkot Medan Dammikrot saat berlari menghindari wartawan usai diperiksa penyidik KPK di Gedung Kejati Sumut, Kamis (31/10/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima orang pejabat Pemkot Medan terkait kasus dugaan suap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Kamis (31/10/2019). Usai pemeriksaan, kelimanya terlibat aksi “kucing-kucingan” dengan wartawan saat keluar dari gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut).

Kelima pejabat tersebut yakni, Kepala Dinas Perdagangan Pemkot Medan Dammikrot, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Hannalore Simanjuntak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Emilia Lubis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Qamarul Fattah, dan Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Medan Iswar Lubis.

Dari pantauan, Kepala Dinas Perdagangan Pemkot Medan, Dammikrot, jadi pejabat yang pertama kali terlihat keluar dari gedung Kejati Sumut. Saat keluar, Dammikrot tampak mencoba menghindari awak media yang sudah menanti. Dia menolak berbicara banyak.

“Belum. Belum. Saya belum diperiksa,” ujarnya sambil berlari meninggalkan wartawan.

 

BACA JUGA:

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Sumut Terkait Kasus Suap Wali Kota Medan

Jadi Saksi Kasus Suap, 2 Anak Wali Kota Medan Diperiksa KPK

 

Saat dikonfirmasi apakah dia ikut pergi ke Jepang bersama Wali Kota Medan Dzumi Eldin, Dammikrot juga membantah. “Tidak ikut. Tidak ikut,” katanya singkat sembari masuk ke mobil Innova BK 1242 MJ.

Tak lama kemudian, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Pemkot Medan Hannalore Simanjuntak dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Emilia Lubis juga tampak keluar dari lobi belakang utama. Kedua kepala dinas itu juga menolak menjawab pertanyaan wartawan. Keduanya langsung masuk ke mobil Innova BK 119 GJ yang sudah menanti di depan lobi utama.

Setelah itu, muncul juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemkot Medan, Qamarul Fattah, dari gedung Kejati Sumut. Tak seperti tiga kepala dinas yang menghindari awak media, Qamarul Fattah lebih santai dalam menghadapi awak media.

Namun, saat dikonfirmasi terkait dengan apa saja yang ditanyakan oleh penyidik, Qamarul Fattah menolak untuk menjawab. “Bukan kewenangan saya. Tanyakan kepada penyidik,” ujarnya.

Usai Qamarul Fattah, pejabat yang keluar selanjutnya Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Medan Iswar Lubis. Sama seperti pejabat yang lain, Iswar Lubis juga menolak memberikan komentar.


Editor : Maria Christina