get app
inews
Aa Text
Read Next : Modus Pegawai KPK Gadungan Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Ngaku Kabiro Penindakan

Viral Pria Ngaku Polisi Todong Pistol ke Pekerja Barbershop di Medan

Kamis, 16 April 2026 - 14:26:00 WIB
Viral Pria Ngaku Polisi Todong Pistol ke Pekerja Barbershop di Medan
Ilustrasi pria mengaku polisi menodongkan pistol ke pekerja barbershop di Kota Medan. (Foto: Dok. iNews)

MEDAN, iNews.id – Aksi arogan seorang pria yang mengaku anggota polisi menodongkan pistol ke pekerja barbershop atau pangkas rambut di Jalan Mustafa, Kota Medan, Sumatera Utara. Video tersebut mendadak viral di media sosial dan memicu kecaman publik.

Tak tinggal diam, korban yang merasa terancam nyawanya kini telah resmi melaporkan insiden tersebut ke Bid Propam Polda Sumatera Utara.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan kaos hitam terlibat keributan dengan korban, Viky Nduru, yang saat itu mengenakan kaos singlet putih. Tanpa diduga, pelaku mengeluarkan benda yang diduga senjata api jenis pistol dan menodongkannya ke arah korban.

Merasa terdesak dan terancam, korban akhirnya melakukan perlawanan hingga aksi baku hantam tak terhindarkan di dalam area pangkas rambut.

"Insiden bermula saat pelaku bersama rekannya berboncengan motor. Mereka tiba-tiba memaki dan meneriaki saya saat melintas di kawasan Jalan Bambu. Karena takut jadi korban kejahatan, saya lari menyelamatkan diri ke tempat kerja (pangkas rambut)," ungkap Viky Nduru, Rabu (15/4/2026).

Pelaku yang terus mengejar hingga ke dalam barbershop tersebut baru mulai mengendalikan diri setelah menyadari adanya kamera pengawas (CCTV) di lokasi. Keributan akhirnya berhasil diredam oleh orang-orang yang berada di tempat kejadian sebelum pelaku meninggalkan lokasi.

Aksi ini menuai sorotan tajam karena pelaku secara terang-terangan menunjukkan senjata api di depan umum untuk mengintimidasi warga sipil.

Berbekal rekaman CCTV sebagai barang bukti utama, Viky Nduru didampingi rekannya telah mendatangi Mapolda Sumatera Utara untuk melaporkan oknum tersebut. Korban berharap pihak kepolisian bertindak tegas dan tidak tebang pilih dalam mengusut kasus ini.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut