Warga Petisah Dihebohkan Penemuan Mayat Perempuan di Kamar Kos dengan Luka Tusuk di Leher

Stepanus Purba ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 12:50 WIB
Warga Petisah Dihebohkan Penemuan Mayat Perempuan di Kamar Kos dengan Luka Tusuk di Leher
Suasana di lokasi penemuan mayat perempuan di sebuah rumah kos di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumut, Rabu (4/12/2019). (iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Warga Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan di sebuah kamar kos di wilayah itu, Rabu (4/12/2019). Perempuan tersebut diduga korban pembunuhan karena ditemukan dengan luka tusuk parah di bagian leher.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat, mayat tersebut ditemukan di rumah kos di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur, pukul 10.40 WIB tadi. Informasi ini langsung tersebar luas kepada warga setempat. Dalam waktu singkat, lokasi penemuan mayat ramai dengan warga yang penasaran.

“Saya dengar itu perempuan dibunuh, digorok lehernya. Tapi sudah ditutupi kain. Itu yang saya dengar. Dia anak kos. Kejadiannya sekitar 10.40 WIB tadi. Dia ditemukan di dalam kamarnya,” kata warga Jalan Punak, Herman (53).

Herman mengatakan, mayat perempuan tersebut ditemukan di salah satu kamar kos yang berada di lantai 2. Penemuan mayat itu membuat para penghuni kos lainnya panik. Kejadian itu juga langsung dilaporkan ke kepolisian setempat. “Saya dapat informasi soal penemuan mayat ini juga dari masyarakat juga. Warga sekitar pun panik,” ujar Herman.

Personel kepolisian dari Polsek Medan Baru bersama Tim Inafis dari Polrestabes Medan Baru tampak sudah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk memperlancar olah TKP, polisi bersenjata lengkap tampak berjaga di lokasi.

Namun, polisi belum memberikan keterangan terkait mengenai korban. Identitas korban juga belum diketahui. Hingga saat ini, lokasi rumah kos dipadati oleh warga sekitar yang ingin melihat lebih dekat ke lokasi kejadian.


Editor : Maria Christina