Warga Tapsel Blokade Jalan, Jalinsum Madina-Padangsidimpuan Lumpuh 3 Jam

Sindonews, Indra Mulia Siagian ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 08:58 WIB
Warga Tapsel Blokade Jalan, Jalinsum Madina-Padangsidimpuan Lumpuh 3 Jam
Petugas saat membubarkan aksi blokade jalinsum yang hubungkan Kabupaten Mandailing Natal dan Kota Padangsidimpuan. (Foto: iNews/Indra MS)

SIPIROK, iNews.id - Ratusan warga Desa Benteng Huraba, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara memblokade ruas jalan lintas sumatera (jalinsum). Akibatnya, jalinsum yang menghubungkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Kota Padangsidimpuan lumpuh selama tiga jam, Kamis (28/5/2020) malam.

Aksi blokade jalan ini menyusul protes lantaran polisi kembali menangkap sejumlah orang diduga provokator yang terlibat dalam pembakaran rumah dan penganiayaan pascabentrok antara Desa Benteng Huraba dan Pintu Padang pada Selasa (27/5/2020). Beberapa orang tersebut diamankan dan dibawa ke Mapolres Tapsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Aparat gabungan TNI dan Polri kemudian dikerahkan untuk membubarkan massa warga dan membuka blokade jalan yang menganggu arus lalu lintas kendaraan di jalinsum. 

“Pemblokadean jalan ini merupakan bentuk protes masyarakat yang tidak terima warganya ditangkap karena diduga terlibat pembakaran rumah pada Selasa 27 Mei kemarin," ujar Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradana di TKP, Kamis (28/5/2020).

Ada delapan orang ditangkap. Mereka diduga provokator dan terlibat bentrokan di perbatasan kedua desa tersebut.

“Bentrokan ini dipicu dari anak-anak kedua desa yang merayakan Lebaran dengan bermain pistol mainan berpeluru plastik. Diduga terjadi salah paham hingga terjadi keributan yang meluas dan memicu bentrok antardesa,” katanya.

Akibat kejadian ini, satu unit rumah milik warga Desa Pintu Padang ludes dibakar. Ada juga sebuah motor yang terbakar dan menimbulkan empat korban terluka dalam bentrokan tersebut.


Editor : Donald Karouw