Demonstrasi ratusan anggota kelompok tani di depan kantor PT Bakrie Sumatera Plantation (BSP) di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, berakhir ricuh pada Kamis (13/8/2026) siang. (Foto: iNews).

Pihak perusahaan kemudian memperlihatkan surat yang diminta massa. Namun, pengunjuk rasa tetap tidak puas karena mereka tidak diperbolehkan mendokumentasikan dokumen tersebut.

"Yang pertanyaan kami kalau memang itu SK perubahan BSP yang baru kenapa itu tidak boleh kita untuk mendokumentasikan, apakah itu betul atau tidak," kata Usman.

Aksi mulai mereda setelah perwakilan kelompok tani diperbolehkan masuk ke dalam kantor perusahaan untuk melakukan pembicaraan dengan pihak manajemen.

Sementara itu, Legal Departemen PT BSP Wahyudi turut menemui perwakilan kelompok tani dalam proses penyelesaian tuntutan tersebut.

"Kami akan memberikan imbauan, memberikan surat agar kelompok masyarakat penggarap itu keluar dari areal HGU nya BSP," ujar Wahyudi.  

Hingga aksi berakhir, aparat dan pihak perusahaan masih melakukan pengamanan di sekitar kantor untuk mencegah kericuhan kembali terjadi. 

Polisi juga melakukan penanganan terhadap dampak bentrokan yang menyebabkan sejumlah orang terluka dan kerusakan kendaraan.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network