KARO, iNews.id - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi pada Rabu (2/9/2026) pagi. Erupsi gunung api ini memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 1 kilometer pada pukul 07.20 WIB.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Henry MT Simatupang, kolom abu vulkanik terlihat berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan tenggara. Saat laporan aktivitas dibuat, proses erupsi masih berlangsung.
"Terjadi erupsi Gunung Sinabung pada hari Rabu, 02 September 2026, pukul 07:20 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 1.000 meter di atas puncak," tulis PVMBG, Rabu (2/9/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merupakan lembaga di bawah Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bertugas melakukan pemantauan aktivitas gunung api serta memberikan rekomendasi mitigasi bencana geologi.
PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat dan wisatawan di sekitar Gunung Sinabung. Warga diminta tidak beraktivitas di desa-desa yang telah direlokasi maupun kawasan dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung.
Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari area dengan radius sektoral 6 kilometer di arah selatan-timur yang berpotensi terdampak aktivitas vulkanik.
PVMBG juga mengingatkan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Sinabung agar mewaspadai potensi bahaya lahar. Pemerintah Kabupaten Karo diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG maupun Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung untuk mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan aktivitas gunung.
Hingga kini, aktivitas Gunung Sinabung masih dalam pemantauan intensif. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait