NISEL, iNews.id - Kepala Desa (kades) di Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut) berinisial FD menjadi korban pemerasan. Pelaku mengacam akan menyebarluaskan video call seks korban ke media sosial.
FD mengatakan, awalnya dia mengangkat video call dari nomor tak dikenal seusai mandi. Dia pun diminta telanjang oleh pelaku yang ternyata direkam.
FD mengaku selama video call itu, dia tanpa sadar mengikuti semua perintah pelaku.
"Pada hari Sabtu (4/3/2023) sekira pukul 10.00 WIB, saya keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk. Tiba-tiba ada nomor baru video call saya di WA, secara spontan tanpa sadar saya ikuti kemauannya" kata FD saat dikonfrimasi, Sabtu (19/3/2023).
Selama kurang lebih satu menit komunikasi berlangsung, pelaku lalu memutuskan panggilan. Kemudian, pelaku meminta uang sebesar Rp5 juta. Jika tidak diberikan, pelaku mengancam akan menyebarluaskan video tersebut kepada warga.
Atas ancaman tersebut, FD pun mengirim uang Rp5 juta tersebut.
"Saya menuruti saja permintaannya tanpa banyak berpikir," katanya
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait