Proses pengosongan rumah aset PT KAI di Medan sempat diwarnai perlawanan penghuni yang mengacungkan parang kepada tim eksekusi. (Foto: iNews).

MEDAN, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengambil alih kembali rumah perusahaan di Jalan Kemuning Nomor 27A, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Proses pengosongan sempat diwarnai perlawanan penghuni yang disebut mengancam tim eksekusi menggunakan api dan mengacungkan senjata tajam.

Pengosongan rumah bernomor registrasi DW.100A tersebut dikawal Firma Hukum Budi Dharma selaku kuasa hukum PT KAI. Saat tim eksekusi tiba, penghuni bernama Rahmat Taufik disebut menyiramkan bensin dan mengancam akan membakar petugas. 

Sempat terjadi aksi saling dorong sebelum pagar berhasil dibuka. Situasi kembali memanas ketika Taufik menyalakan obor dan mengacungkannya ke arah tim eksekusi. 

Petugas kemudian berhasil merebut obor tersebut sehingga proses pengosongan dapat dilanjutkan. Perlawanan kembali terjadi saat penghuni masuk ke kamar kos di samping rumah utama dan mengunci pintunya. 

Setelah pintu berhasil dibuka, penghuni disebut mengacungkan parang. Senjata itu berhasil direbut petugas dan proses pengosongan akhirnya selesai.

Kuasa hukum PT KAI, Budi Dharma mengatakan, pengambilalihan dilakukan karena rumah tersebut merupakan aset perusahaan. Klaim kepemilikan itu, menurut dia, telah diverifikasi oleh Manager Penjagaan Aset PT KAI, Agus Setiawan.

"Penghuni menguasai aset ini sebenarnya adalah orang tuanya merupakan pegawai kereta api," ujar Budi di lokasi.


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network