2 Pemuda Saling Bacok hingga Tewas di Deliserdang, Polisi: Keduanya Tak Saling Kenal

Ahmad Ridwan Nasution ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 17:44 WIB
2 Pemuda Saling Bacok hingga Tewas di Deliserdang, Polisi: Keduanya Tak Saling Kenal
Personel Kepolisian saat melakukan olah TKP Jalan Sei Mencirim, Gang Datuk, Kecamatan Medan Sunggal, Deliserdang, Kamis (28/5/2020). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Dua orang pemuda tewas bersimbah darah setelah saling bacok di Jalan Sei Mencirim, Gang Datuk, Kecamatan Sunggal, Deliserdang. Dari hasil penyelidikan awal kepolisian, kedua pemuda yang saling bacok diketahui tidak saling mengenal satu sama lain.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi yang dijumpai di lokasi mengatakan, peristiwa pembacokan bermula seorang pria berinisial K yang diketahui mengalami gangguan jiwa mengacungkan senjata tajam terhadap seseorang yang sedang melintas mengendarai roda dua.

Ternyata, pengendara yang belum diketahui identitasnya ini juga membawa senjata tajam, sehingga terjadi perkelahian satu sama lain.

"Ternyata dua-duanya membawa senjata tajam dan tidak saling mengenal. kemudian terjadi perkelahian hingga kedua tewas," katanya.

Mengenai pemicu perkelahian, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Pemicu perkelahiannya masih kita dalami, tapi dari informasi awal bahwa memang salah satu diantara mereka ini mengalami gangguan jiwa. Sudah kita cek ke rumahnya tadi, memang sudah tidak layak huni lagi," katanya.

Saat ini kedua jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna dilakukan autopsi.

Diketahui, warga Dusun II, Desa Payageli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang dihebohkan saling bacok antara dua orang pemuda, Kamis (28/5/2020). Kedua pemuda yang terlibat perkelahian tersebut kemudian tewas dilokasi kejadian dengan kondisi bersimbah darah.

Polisi yang mendapat laporan dari warga kemudian turun ke lokasi untuk mengevakuasi kedua pria yang tewas tersebut. Petugas juga memasang garis polisi untuk menghindari warga mendekati lokasi.


Editor : Stepanus Purba