2.000 Pasukan Siaga Pengamanan Raja dan Ratu Belanda di Danau Toba

Sindonews, Ricky Fernando Hutapea ยท Rabu, 11 Maret 2020 - 20:02 WIB
2.000 Pasukan Siaga Pengamanan Raja dan Ratu Belanda di Danau Toba
Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Raja dan Ratu Belanda menyampaikan turut berduka atas kecelakaan kapal di Sungai Sebangau. (Foto: Antara)

PARAPAT, iNews.idRaja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima akan berkunjung ke Danau Toba pada Kamis (12/3/2020). Dalam agenda kunjungan ini, sedikitnya 2.000 pasukan gabungan TNI-Polri disiagakan untuk pengamanan.

Dalam persiapannya, para personel mengikuti apel di Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon yang dipimpin Dandim 0207 Simalungun Letkol (Inf) Frans K Panjaitan, Rabu (11/3/2020).

Pasukan pengamanan terdiri atas beberapa satuan Yonif, Kodim 0207 dan Polres Simalungun, Polresta dan BrimobPematangsiantar, petugas damkar serta Dishub Simalungun, Dishub Pemkot Pematangsiantar, kemudian Dankes Syah 01-04-04.

Apel siaga ini turut dihadiri Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Omppusunggu,  Kapolres Siantar AKBP Budi P Saragih, Kadis Pariwisata Simalungun Resman Panjaitan, Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Tambunan dan seluruh Kapolsek jajaran Polres Simalungun.

Dalam arahannya, Panjaitan meminta seluruh peserta apel menjalankan tugas masing-masing semaksimal mungkin. Karena pengamanan ini dilakukan untuk tamu negara.

"Besok pagi rombongan akan tiba di Sumatera Utara mulai dari kabupaten Toba, menuju Kabupaten Samosir dan berakhir di Inna Hotel Parapat, Kabupaten Simalungun. Tugas hari ini dan besok merupakan tugas kehormatan bagi kita karena tidak semua mendapat kesempatan bisa bertugas melakukan pengamanan tamu kenegaraan sebesar ini," ujar Panjaitan, Rabu (11/3/2020).

Dia juga meminta seluruh personel yang terlibat pengamanan tidak mengganggap remeh tugas yang diberikan.

"Jangan menganggap remeh tugas ini meski saat kunjungan Presiden beberapa kali kita telah berhasil melakukan pengamanan dengan baik. Kita harus tetap waspada, sebab potensi ancaman tetap ada," katanya.


Editor : Donald Karouw