492 Personel Polda Sumut Dikerahkan Bantu Korban Banjir-Longsor hingga Cari Orang Hilang
Laporan Polda Sumut juga menyebut adanya potensi longsor susulan di daerah perbukitan seperti Tapanuli Utara, Humbahas, Pakpak Bharat dan Mandailing Natal. Warga di kawasan lereng dan bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan. Pemantauan lapangan dilakukan secara berkala oleh petugas.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan seluruh jajaran telah bergerak sejak awal kejadian. “Sejak hari pertama, seluruh jajaran Polda Sumut langsung turun ke lapangan. Fokus kami adalah menyelamatkan warga, melakukan evakuasi, dan membuka akses jalan yang tertutup material longsor. Polri hadir sepenuh hati untuk masyarakat,” ujarnya.
Dia menambahkan, sinergi lintas lembaga menjadi kunci percepatan penanganan.
“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan stakeholder lain untuk percepatan penanganan, termasuk pencarian korban, pendirian posko darurat, dan distribusi bantuan. Situasi masih dinamis, sehingga kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Ke depan, 492 personel Polda Sumut dikerahkan evakuasi warga terdampak bencana hingga cari korban hilang akan tetap siaga 24 jam di lapangan. Polda Sumut bersama instansi terkait melanjutkan pencarian korban, pendirian posko darurat dan posko kesehatan, penyiapan lokasi pengungsian, hingga percepatan perbaikan infrastruktur dan pembersihan material longsor di jalur utama.
Editor: Donald Karouw