7 Fakta Ibu Lima Anak Yatim di Nisel Ditahan Kasus Dugaan Penganiayaan, Nomor 5 Bikin Nangis
NISEL, iNews.id - Kasus ibu dengan lima anak yatim di Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara (Sumut) ditahan karena kasus dugaan penganiayaan sempat penyita perhatian netizen. Apalagi, video kelima anak menangis saat sang ibu ditahan Kejaksaan Tinggi Nisel viral di media sosial.
Kronologi kasus yang menjerat janda lima anak ini, bermula pada hari Rabu tanggal 21 September 2022 sekira pukul 18.57 WIB di Desa Hilisaloo Kecamatan Amandaya Kabupaten Nias Selatan.
Lalu bagaiman kisah runutnya? berikut pembahasannya.
Tersangka bernisial EZ in sebelumnya pada Agustus 2022 melaporkan kasus dugaan penyerobotan lahan miliknya oleh orang tua korban. Saat itu orang tua korban membuat fondasi di lahan miliknya.
EZ pada 21 September 2022 mendapati anak dari terduga yang memfondasi rumahnya berada di kediaman saksi Sokhizatulo Laian. Saat itu EZ meminta agar orang tua korban segera membongkar fondasi tersebut.
EZ yang rupanya membawa pisau langsung menusuk korban lantaran tak direspons. Serangan pertama bisa dihalau korban, namun serangan kedua mengenai punggung sebelah kiri korban.
Korban pun melapor ke polisi hingga berkas berkara dinyatakan lengkap. Berkas perkara EZ telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Gunungsitoli pada Tanggal 10 Mei 2023.

Kasus yang menimpa EZ viral usai tangisan kelima anaknya tersebar di media sosial. Pilunya lagi, anak paling kecil EZ masih berusia lima tahun. Kelima anaknya sudah tak memiliki ayah lima tahun lalu.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Hironimus Tafonao menyebutkan saat pengalihan berkas tidak ada pengajuan pengguhan penahanan terhadap EZ. Dari itu pihaknya tidak mengetahui jika EZ punya lima anak yatim.
"JPU tidak mengetahui jika terdakwa mempunyai tanggungan anak anak karena seyogianya hal demikian menjadi alasan atau pertimbangan dalam permohonan untuk tidak ditahan atau untuk ditangguhkan," katanya.

Kini selama ibunya ditahan, dua anak laki-laki EZ dirawat Polres Nisel. Sementara tiga anak perempuannya diasuh warga.
Itulah fakta Ibu 5 anak yatim di Nisel ditahan kasus dugaan penganiayaan.
Editor: Nani Suherni