Asyik Berhubungan Seks dengan PSK Kamboja, Pria Ini Tertular Gonore Kebal Obat

Sindonews, Muhaimin ยท Kamis, 23 Juni 2022 - 14:58:00 WIB
Asyik Berhubungan Seks dengan PSK Kamboja, Pria Ini Tertular Gonore Kebal Obat
Asyik Berhubungan Seks dengan PSK Kamboja, Pria Ini Tertular Gonore Kebal Obat (Foto: Ilustrasi/Ist)

WINA, iNews.id - Seorang pria Austria tertular gonore super yang kebal obat. Peristiwa tersebut terjadi setelah dia berhubungan seks tanpa kondom dengan seorang pekerja seks komersial (PSK) di Kamboja.

Pria berusia 50 itu tahun tersebut, yang identitasnya tak dipublikasikan, sedang berlibur pada bulan April ketika dia tidur dengan seorang wanita PSK. Ketika dia kembali ke negaranya lima hari kemudian, dia dilaporkan mengalami rasa sakit yang membakar saat buang air kecil dan keluarnya cairan dari penisnya. 

Tes menentukan dia menderita IMS (infeksi menular seksual) dan dia diberi antibiotik. Sementara gejalanya hilang, dia masih dinyatakan positif, yang berarti pengobatannya gagal. Dokter mengatakan jenis penyakit ini sangat resistan terhadap obat dan telah memperingatkan bahwa itu bisa disimpulkan sebagai gonore super yang tidak dapat diobati. 

Dokter Sonja Pleininger dari Badan Kesehatan dan Keamanan Pangan Austria, penulis utama laporan dari kasus tersebut, mengatakan jenis virus tersebut menimbulkan ancaman kesehatan masyarakat global yang besar. 
"Jika jenis tersebut berhasil membangun transmisi berkelanjutan, banyak kasus gonore mungkin menjadi tidak dapat diobati," katanya, seperti dikutip Mail Online, Rabu (22/6/2022). 

Para penulis laporan kasus penyakit itu juga mengatakan obat baru yang menargetkan gonore atau pembuatan vaksin sangat penting untuk membatasi jenis yang resistan terhadap obat. Pria itu diberi asam amoksisilin-klavulanat selama seminggu, pengobatan kombinasi antibiotik.

Menurut jurnal Eurosurveillance, PSK Kamboja yang terkait dengan kasus penyakit ini belum dilacak, artinya kasus penyakit serupa bisa muncul lagi. Gonore menjadi IMS paling umum kedua di Inggris, dengan hampir 60.000 orang tertular setiap tahun.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: