Atap SD Negeri di Padangsidimpuan Dicuri, Kepala Sekolah Lapor Polisi

Antara · Selasa, 12 Oktober 2021 - 15:15:00 WIB
Atap SD Negeri di Padangsidimpuan Dicuri, Kepala Sekolah Lapor Polisi
Atap Sekolah Dasar yang hilang dan dibongkar pencuri. (Foto: Antara/HO-Dinas Pendidikan Pemkot Padangsidimpuan)

Sesuai STPL/12/I/2019/SU/PSP tertanggal 11 Januari 2019 yang diterima Kanit SPKT ‘C’ Aipda Sofyan K. Siregar itu, Kepala SD Negeri 200218 Syafri Nasution melaporkan tindak pidana pencurian aset berupa buku-buku dari dalam ruangan.

Lanjut Ali, jumlah murid sekolah itu saat ini hanya enam orang.  Terdiri dari satu murid Kelas VI bernama Shakty Maulana Lumban Raja. Lima murid Kelas V bernama Juliani Siregar, Muhammad Nafis, Riza Putra Pratama, Ridhoansyah dan Yusup Harahap.

Sementara jumlah guru hanya dua orang ditambah satu orang kepala sekolah. Kemudian baru-baru ini Dinas Pendidikan mengangkat satu orang tenaga honorer sebagai penjaga sekolah. 

“Saat ini enam murid dan dua guru itu kita tompangkan di SD Negeri terdekat atau di sekitar Stadion HM. Nurdin. Jaraknya sekitar 1 kilometer dari sekolah ini,” ucap Alihot Harahap.

Ditambahkannya, meskipun setiap tahun dibuka penerimaan murid baru, namun tidak ada yang mendaftar. Selama ini murid paling banyak berasal dari Panti Sosial Anak milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang ada di Jalan Melati depan Makam Pahlawan.

Kepala sekolah dan guru memaklumi tidak ada orang tua yang menyekolahkan anak di SD itu. Pertama karena bangunan enam ruang kelas serta mobilernya rusak, sering ditemukan binatang berbisa yang datang dari hutan dan semak sekitar sekolah. 

“Kamar mandi tidak berfungsi karena ketiadaan sumber air. Paling utama lagi adalah, Panti Sosial Anak Pemprovsu di Sidimpuan tidak lagi menampung anak usia SD. Selama ini, dari sana murid kita paling banyak,” ucapnya.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: