BBKSDA Siap Tampung 2 Orang Utan yang Gagal Diselundupkan di Lampung

Stepanus Purba ยท Selasa, 04 Mei 2021 - 10:11:00 WIB
BBKSDA Siap Tampung 2 Orang Utan yang Gagal Diselundupkan di Lampung
Pemerintah harus melindungi orangutan Sumatera (Pongo Abelii) satwa langka dari praktik penyelundupan dan perdagangan. (ANTARA/HO)

MEDAN, iNews.id - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) siap menerima dua ekor orang utan Sumatera (Pongo abelii) yang gagal diselundupkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan untuk proses rehabilitasi. Proses rehabilitasi cukup penting sebelum dua ekor orangutan sebelum dilepasliarkan ke habitat aslinya. 

Kepala Tata Usaha Teguh Setiawan  mengatakan kedua orangutan itu nantinya dapat dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Orang Utan Information Center (YOSL-OIC) mitra kerja sama dengan BBKSDA Sumut, di Bukit Mas Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

"Kasus orang utan itu merupakan hasil pengembangan dari penangkapan di Bakauheni oleh BKSDA Lampung dan tim gabungan," kata Teguh, Kamis (4/5/2021).

Sebelumnya, Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung di Provinsi Lampung menggagalkan penyelundupan dua ekor anak orang utan sumatera di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

"Senin malam, kami menggagalkan penyelundupan satwa dilindungi yakni dua ekor anak orang utan di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni," ujar Subkoordinator Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung Akhir Santoso melalui keterangan tertulis, di Bandarlampung, Selasa (27/4/2021).

Ia mengatakan diketahui kedua satwa dilindungi tersebut berasal dari Lubukpakam, Sumatera Utara, dengan tujuan penyelundupan ke Tangerang, Banten.

"Orang utan sumatera (Pongo abelii) merupakan satwa langka yang harus dilindungi, dan dua ekor anak orangutan ini diperkirakan berusia satu tahun," katanya.

Menurutnya, kedua ekor anak orang utan tersebut diselundupkan menggunakan keranjang buah berukuran kecil dan ditempatkan di bagasi bus.

Editor : Stepanus Purba_block

Bagikan Artikel: