Eks Ketua PDIP Sumut Ditahan KPK, Djarot: Kami Dukung Proses Hukum

Stepanus Purba ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 12:27 WIB
Eks Ketua PDIP Sumut Ditahan KPK, Djarot: Kami Dukung Proses Hukum
Plt Ketua PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan 11 orang tersangka yang juga mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019 terkait kasus suap mantan gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho. Salah satunya mantan ketua DPD PDIP Sumut yang baru mengundurkan diri, Japorman Saragih.

Pascapenahanan ke-11 anggota DPRD tersebut, PDIP Sumut akhirnya angkat bicara. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat mengatakan puluhan mantan anggota DPRD Sumut merupakan pusaran kasus korupsi yang dilakukan Gatot Pujo Nugroho.

"Kita harus ingat, dalang utama pusaran korupsi itu, mantan Gubernur yang diusung oleh PKS," katanya, Kamis (23/7/2020).

Djarot mengatakan pusaran korupsi tersebut menciderai sendi-sendi pemerintahan rakyat. Untuk itu, dia mengatakan PDIP mendorong agar KPK menindak seluruh orang yang terlibat dalam pusaran kasus suap tersebut.

"Mulai dari ASN-nya, sekretaris dewan, sekda provinsi, kepala biro keuangan semuanya harus diusut tuntas pelaku tindak pidana korupsi ini. Kami mendukung KPK memutus mata rantai kasus korupsi ini agar tidak menjadi tradisi buruk di Sumut," ucapnya.

Selain itu, Djarotmengingatkan kepada seluruh kader PDIP untuk menjaga integritas, disiplin dan terus berperang melawan perilaku korupsi.

"Komitmen untuk melayani rakyat harus diwujudkan dalam program yang membumi, membantu rakyat selamat dari jurang kemiskinan," kata Djarot.

Djarot berjanji, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada sebagian kader partai yang mencoba untuk menyeleweng.

"Ingat bahwa amanah yang diberikan oleh partai dan rakyat tak hanya dipertanggungjawabkan kepada sesama manusia, tetapi juga kepada Tuhan," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakn pihaknya menahan 11 anggota DPRD Sumut itu ditahan selama 20 hari ke depan mulai Rabu (22/7/2020) hari ini hingga 10 Agustus 2020.

"Setelah melakukan proses penyidikan, KPK menahan 11 orang anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan/atau 2014-2019," Hufron dalam konferensi pers yang disiarkan melalui akun Youtube KPK, Rabu (22/7/2020).

Japorman Saragih ditahan bersama 10 tersangka lainnya yaitu Syamsul Hilal, Robert Nainggolan, Ramli, Layari Sinukaban, Jamaludin Hasibuan dan Irwansyah Damanik. Selanjutnya, Sudirman Halawa, Rahmad Pardamean Hasibuan, Megalia Agustina, dan Ida Budiningsih.


Editor : Stepanus Purba