get app
inews
Aa Text
Read Next : Kaleidoskop 2025: Dahsyatnya Banjir Sumatra, Jutaan Jiwa Terdampak di Aceh, Sumut dan Sumbar

Ekspor Sayur Kubis dari Sumut Meningkat 3,97 Persen

Sabtu, 19 Juni 2021 - 09:17:00 WIB
Ekspor Sayur Kubis dari Sumut Meningkat 3,97 Persen
Ilustrasi ekspor. (Foto: Ist)

MEDAN, iNews,id - Ekspor sayur kubis asal Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami peningkatan sejak tahun 2019 lalu. Salah satu komoditas yang mengalami peningkatan ekspor yakni sayur kol. 

Berdasarkan catatan Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan menyebutkan sayur kubis asal Sumut di ekspor ke sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, dan Taiwan. Berdasarkan catatan jumlah ekspor mengalami kenaikan sebesar 6,58 persen dan dari sisi volume naik 3,97 persen. 

Catatan itu merupakan berdasarkan pada sistem perkarantinaan IQFAST sejak tahun 2019 hingga pertengahan tahun 2021 jumlah pengirim terus alami peningkatan.

"Jumlah pengirim di tahun 2020 sebanyak 842 kali dan volume yang dikirim sebanyak 20,5 ribu ton. Peningkatan arus lalu lintas ini patut kita apresiasi, karena selain produktivitasnya meningkat kualitas serta keamanannya juga terjaga," kata Kepala Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto, Jumat (18/6/2021).

Yusmanto menyebutkan pada bulan Juni 2021, total layanan sertifikasi karantina untuk komoditas ini sebanyak 59 kali, dengan total 1.625 ton senilai Rp.4,15 miliar. Untuk itu, pihaknya pun memastikan selain melakukan pengawasan juga memberikan bimbingan teknis saat Kubis ini akan dieskpor.

"Kami pastikan seluruh persyaratan teknis negara tujuan dapat terpenuhi sehingga komoditas ini dapat diterima dinegara tujuan," kata Yusmanto.

Yusmanto juga mencatat selain eskpor alami peningkatan, tercatat pengiriman Kubis Sumut ke beberapa daerah di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Pontianak, Ambon serta Papua.

Sementara itu secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Bambang mengatakan hasil positif pada produk pertanian sub sektor dalam hal ekspor tidak terlepas dari kebijakan strategis Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk mengawal kinerja ekspor melakukan percepatan pelayanan dan pendampingan.

Sementara itu, performa ekspor pertanian disemua sub sektor alami peningkatan. Dia berharap ke depannya performa ini dapat dipertahankan atau bahkan meningkat.

"Pelaku usaha pertanian tidak perlu ragu, kami siapkan layanan "jemput bola" untuk ekspor agar produk pertanian kita dapat lebih bersaing di pasar ekspor," kata Bambang.

Editor: Stepanus Purba_block

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut