Jenazah Perempuan Dimandikan 4 Laki-Laki di RSUD, MUI Pematangsiantar Gelar Pertemuan

Dharma Setiawan ยท Rabu, 23 September 2020 - 13:18 WIB
Jenazah Perempuan Dimandikan 4 Laki-Laki di RSUD, MUI Pematangsiantar Gelar Pertemuan
Suasana pertemuan di Kantor MUI Pematangsiantar terkait jenazah perempuan dimandikan petugas laki-laki di RSUD Djasamen Saragih. (foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id - Jenazah perempuan dimandikan empat petugas laki-laki yang bukan muhrim di RSUD Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Kejadian ini menghebohkan publik setelah diunggah suami almarhumah bernama Fauzi Munthe.

Fauzi mengaku kecewa lantaran mengetahui istrinya yang meninggal telah mandikan oleh yang bukan muhrimnya. Peristiwa ini terjadi di RSUD Djasamen Saragih, Minggu (20/9/2020) pukul 17.00 WIB.

Warga Sarbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun ini mengaku ketika itu tidak diberi izin untuk masuk ke ruang pemandian jenazah. Dia kemudian mencoba mencari cara hingga tiba-tiba dari pintu yang kebetulan tidak tertutup, terihat empat laki-laki sedang memandikan jenazah istrinya.

"Dimandikan empat orang laki-laki. Tidak dibenarkan masuk, begitu ketahuan karena curi-curi, pintu langsung di kunci," kata Fauzi dalam video yang beredar.

Dia memastikan istrinya meninggal dunia bukan karena Covid 19, melainkan akibat penyakit lain. Namun saat dibawa tim medis, jenazah korban dibawa dalam peti dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan dengan menggunakan APD lengkap.

Terkait kejadian ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar rapat mendadak di kantornya, Jalan Kartini, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (23/9/2020). Rapat ini buntut adanya jenazah perempuan dimandikan empat pria atau bukan muhrimnya di RSUD Djasamen Saragih.

Sejumlah pengurus MUI maupun ustaz dan ulama dari daerah Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun tampak hadir dalam pertemuan. Begitu juga dengan jajaran pejabat RSUD Djasamen Saragih. 

Pantauan di lokasi, rapat tertutup ini masih berlangsung dan sudah berlangsung selama dua jam. Pertemuan ini mendapat perhatian dan anggota Polres Pematangsiantar yang turut hadir dan melakukan pengamanan.


Editor : Donald Karouw