Jumlah Babi Mati di Sumut akibat Hog Cholera Sebanyak 5.800 Ekor

Stepanus Purba ยท Senin, 11 November 2019 - 15:15 WIB
Jumlah Babi Mati di Sumut akibat Hog Cholera Sebanyak 5.800 Ekor
Bangkai babi kembali ditemukan mengambang di Sungai Bederah, Kota Medan, Sumut, Jumat (8/11/2019) pagi. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Sebanyak 5.800 ekor babi mati terkena wabah Hog Cholera di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut). Daerah yang terpapar antara lain berada di 11 kabupaten/kota.

Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, 11 daerah tersebut antara lain Kabupaten Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, Deliserdang, Serdang Begadai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Simalungun, Toba Samosir, Samosir dan Kota Siantar.

"Total, ada 5800 ekor babi yang mati karena terkena virus hog cholera," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara, Azhar Harahap, di Kota Medan, Sumut, Senin (11/11/2019)

Dia mengatakan, akan membangun posko di setiap kecamatan untuk mengambil penanganan virus Hog Cholera di Sumut. Pemprov juga sudah komunikasi dengan Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan untuk menyetop penyebaran virus tersebut ke depannya.

Selain itu, dinas juga menggelar rapat dengan jajaran kabupaten/kota untuk mengambil langkah penanganan terhadap penyakit Hog Cholera yang terjadi di Provinsi Sumut

"Selain itu kita akan melakukan penyemprotan Desinfektan kepada peternak- peternak babi yang ada," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal