Kronologi Perempuan Pedagang Sayur Dipukuli Preman, Berawal dari Tolak Bayar Upeti

Stepanus Purba ยท Selasa, 07 September 2021 - 18:37:00 WIB
Kronologi Perempuan Pedagang Sayur Dipukuli Preman, Berawal dari Tolak Bayar Upeti
Korban Liti Wati Gea (baju putih) bersama anaknya. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Perempuan pedagang sayur di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang menjadi korban penganiayaan. Dia dan anaknya dipukuli sekelompok preman yang mengaku anggota ormas.

Aksi penganiayaan ini direkam warga hingga videonya viral di media sosial. Korban diketahui bernama Liti Wari Gea yang kemudian melapor ke polisi. 

Pengakuannya, kronologi kejadian bermula saat dia sedang berjualan sayur di Pasar Gambir. Dia kemudian didatangi sekelompok orang pada pagi hari yang memintai 'upeti' sebesar Rp500.000. Karena tak diberikan, para pelaku kembali datang di siang hari. 

"Mereka tidak terima karena tidak saya berikan uang. Saya kemudian ditendang dua kali di bagian perut," ujar Liti Wari, Selasa (6/9/2021). 

Liti mengaku dia dikeroyok empat pelaku. Tak hanya itu, anaknya juga ikut dianiaya sekelompok preman tersebut. 

"Ada orang yang mau bantu kami juga ikut dipukuli mereka," katanya. 

Akibat penganiayaan tersebut, Liti Wati sempat mengalami pendarahan. Selain itu, seluruh tubuhnya mengalami luka lebam dan bagian matanya bengkak terkena pukulan. 

"Kejadian ini membuat aku trauma dan ketakutan," ujarnya. 

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: