Menhub Budi Karya Berharap Pelindo 1 Tingkatkan Kerja Sama dengan Partner Strategis

Henri Sianturi ยท Sabtu, 08 Mei 2021 - 04:00:00 WIB
Menhub Budi Karya Berharap Pelindo 1 Tingkatkan Kerja Sama dengan Partner Strategis
Penandatangan kerja sama antara Pelindo 1 dengan Port of Rotterdam dan Zhejiang yang dilakukan secara daring, Jumat (7/5/2021). (Foto : Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan penandatangan kerja sama (MoU) antara Pelindo 1 dengan Port of Rotterdam dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co.Ltd (Zhejiang) yang dilakukan secara daring. Kerja sama ini terkait proyek pengembangan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (Kuala Tanjung PIE).

“Upaya kerja sama ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh dan mengawal langsung pengembangan Kuala Tanjung yang telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional,"ujar Budi, Jumat (7/5/2021)

Budi mengatakan, dari tahun 2019 ke tahun 2020 kargo peti kemas, curah cair CPO, general cargo dan kunjungan kapal terus mengalami kenaikan. Pemerintah mendukung komitmen Pelindo 1 untuk melakukan akselerasi pengembangan pelabuhan dan kawasan industri di Kuala Tanjung yang bekerja sama dengan Port of Rotterdam dan Zhejiang.

"Saya optimis, kinerja pelabuhan Kuala Tanjung dapat terus meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dari performance Terminal Multipurpose Kuala Tanjung tahun 2020 yang meningkat cukup signifikan sebagai terminal baru," kata Budi.

Dikatakannya, dengan adanya pelayaran direct call dari Ningbo-Kuala Tanjung akan meningkatan kinerja pelabuhan yang pada akhirnya dapat menambah daya tarik calon investor ke Kawasan Industri Kuala Tanjung.

"Penandatanganan kerja sama hari ini menjadi babak baru bagi pengembangan Kuala Tanjung. Pelindo 1 diharapkan dapat terus meningkatkan kerja sama dengan sejumlah partner strategis untuk mengakselerasi pengembangan Kuala Tanjung," kata Budi.

Budi berharap keberadaan pelabuhan ini dapat memberikan dampak ekonomi secara maksimal. "Saya berharap keberadaan pelabuhan ini dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing logistik Indonesia dengan negara-negara lain,” ucapnya.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1, Joko Noerhudha, Direktur PT Pelabuhan Rotterdam Indonesia Andre G. F. Toet dan Assistant General Manager Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co.Ltd. Shi Jianjie.

Penandatanganan ini juga disaksikan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenkomarves Septian Hario Seto, Komisaris Utama Pelindo 1 Achmad Djamaludin, President Director of Zhejiang Seaport Group Mao Jianhong, Direktur Utama Pelindo 1 Prasetyo, serta seluruh jajaran Direksi Pelindo 1 dan undangan lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo 1 Prasetyo menjelaskan, penandatanganan MoU dan Term Sheet kerja sama ini akan mengakselerasi pengembangan Kuala Tanjung PIE dan juga akan mewujudkan Kuala Tanjung PIE sebagai The Indonesia's Logistic and Supply Chain Hub.

“Dengan dukungan dari Port of Rotterdam dan Zhejiang Seaport Group yang memiliki jaringan logistik global, lokasi Kuala Tanjung PIE yang strategis didukung dengan hinterland potensial, serta dukungan penuh dari pemerintah, Pelindo 1 yakin akan menjadikan Kuala Tanjung PIE sebagai The Indonesia's Logistic and Supply Chain Hub," kata Prasetyo.

Prasetyo juga yakin Kuala Tanjung PIE akan menjadi salah satu pintu gerbang perekonomian yang baru di ASEAN serta menjadi simpul penting dalam perdagangan dan jaringan logistik global yang menghubungkan Eropa dan Asia.

Editor : InewsTv Henri Sianturi

Bagikan Artikel: