Pandemi Corona di Medan, Akhyar Nasution: Terus Berikhtiar Jangan Pernah Berhenti

Stepanus Purba ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 10:33 WIB
Pandemi Corona di Medan, Akhyar Nasution: Terus Berikhtiar Jangan Pernah Berhenti
Plt Wali Kota Medan Akhyar saat menjadi narasumber talkshow di Radio MNC Trijaya Medan, Kamis (21/5/2020). (Foto: Humas Pemko Medan)

MEDAN, iNews.id - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution meyakini wabah virus corona merupakan kehendak Allah SWT. Namun dia mengajak warga tak putus berikhtiar untuk menyelesaikan persoalan ini. Salah satunya dengan mengimplementasikan penggunaan masker.

"Ikhtiar ini tidak boleh berhenti. Teruslah berikhtiar karena itu merupakan ibadah," ujar Akhyar saat menjadi narasumber talkshow di Radio MNC Trijaya Medan, Kamis (21/5/2020).

Akhyar mengungkapkan, penggunaan masker sangat penting untuk menghambat penyebaran Covid-19. Berdasarkan informasi dari tenaga medis, virus corona ini dapat masuk ke tubuh melalui saluran hidung dan mulut sehingga apabila menggunakan masker maka menjadi solusi pencegahan.

"Alhamdulillah kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker juga sudah mulai membaik. Di samping itu juga harus menghindari tempat kerumunan warga dan rajin mencuci tangan," katanya.

Menurutnya, perkembangan pandemi corona saat ini juga sudah memasuki masa yang sangat kritis. Penyebarannya masuk tahap community transmission artinya melalui komunitas-komunitas masyarakat. Karena itu penggunaan masker sangat penting dalam beraktivitas di ruang publik.

"Jadi tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tak menggunakan masker. Pemerintah juga telah membagikan masker secara gratis kepada masyarakat, bahkan saat ini harga jual di pasaran sudah murah," ucapnya.

Akhyar menuturkan, Pemko Medan juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat. Pembagian bantuan untuk tahap kedua ini juga lebih baik dari penyaluran pertama. Artinya pembagian betul-betul memperhatikan siapa yang membutuhkan.

"Waktu pembagian pertama kami belum memiliki data siapa yang betul-betul terdampak dari Covid-19 ini, karena itu pada tahap kedua kami lengkapi data sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran," katanya.

Untuk bantuan tahap kedua ini disiapkan 300.000 paket bagi 265.000-an kepala keluarga yang sudah terdata.

"Jadi masih ada sisa apabila sewaktu-waktu terjadi penambahan data," ujarnya.

Di samping itu, Pemko Medan telah mengeluarkan Perwal Kota Medan Nomor 11 tahun 2020 tentang Karantina Kesehatan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Dalam aturan ini tidak melarang masyarakat untuk berusaha atau berdagang, hanya saja tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.

"Masyarakat tidak dilarang untuk berdagang namun jangan menyediakan makan di tempat, harus take away. Karena apabila makan di tempat, pasti tidak menggunakan masker dan dapat memicu penyebaran virus corona," katanya.


Editor : Donald Karouw