Pasar Murah Tetap Lanjut, Kadis UMKM Sumut: Kami Minta Maaf dan Akan Lebih Tertib

Donald Karouw ยท Senin, 18 Mei 2020 - 18:26 WIB
Pasar Murah Tetap Lanjut, Kadis UMKM Sumut: Kami Minta Maaf dan Akan Lebih Tertib
Antrean warga saat pasar murah di Gor Mini Pancing yang abaikan protokol kesehatan physical distancing, Senin (18/5/2020). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id – Wabah Covid-19 yang berkepanjangan membuat keadaan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) semakin sulit, baik secara ekonomi dan juga sosial. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut berupaya meringankan beban masyarakat dengan melakukan berbagai program, salah satunya melalui pasar murah.

Kegiatan Pasar murah berlangsung selama lima hari mulai Minggu (17/5/2020) hingga Kamis (21/5/2020) mendatang. Lokasinya digelar pada empat titik, yakni lapangan eks Bandara Polonia, Batalion Zeni Tempur 1, Rumah Dinas Wali Kota Binjai dan Gedung Serbaguna Pancing. Pada tiap lokasi, Dinas Koperasi dan UMKM Sumut menyiapkan 600 paket sembako yang bisa dibeli dengan harga murah oleh masyarakat.

"Ini merupakan hari pertama kami gelar pasar murah dan antusias masyarakat begitu luar biasa. Kami menyiapkan 600 paket per titik, tetapi dalam prosesnya harus ada yang dilebihkan karena banyaknya masyarakat yang datang,” ujar Plt Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Sumut Haikal saat diwawancarai juru bicara GTPP Covid-19 Sumut Whiko Irwan dalam live streaming update kasus Covid-19 Sumut, Minggu (17/5/2020).

Dia menjelaskan, total ada 12.000 paket yang disiapkan Dinas Koperasi dan UMKM bekerja sama dengan mitra-mitra untuk pasar murah tersebut. Selain membantu masyarakat, tujuannya juga mendukung UMKM yang terdampak pandemi corona.

“Kami menyiapkan 12.000 paket sembako yang akan dilepas dengan harga murah kepada masyarakat selama lima hari. Ini hari pertama, jadi mungkin masih ada beberapa masalah yang dihadapi di lapangan,” katanya.

Masalah itu yakni banyak masyarakat mengabaikan protokol kesehatan saat mengantre. Haikal mengaku berbagai cara dilakukan petugas agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan, tetapi tidak digubris. Hal ini karena banyaknya masyarakat yang datang.

“Kami kewalahan karena jumlah masyarakat yang datang terutama di Gedung Serbaguna Pancing sangat banyak. Kami tidak menduga masyarakat sangat antusias," katanya.

Walau ada kendala di hari pertama, Haikal menegaskan pasar murah akan tetap dilakukan pada empat hari berikutnya. Sesuai jadwal, pasar murah akan dibuka pukul 10:00-12:00 WIB  dan bazar pukul 18:00 WIB.

“Kami akan tetap melanjutkan pasar murah dengan beberapa perbaikan. Kami akan bagikan kupon di luar lokasi dan hanya yang memiliki kupon maka boleh masuk ke area pembelian. Kemudian kami akan membuat sistem paket, jadi kami siapkan paket 10 kg beras, 1 kg minyak goreng, 1 kg gula pasir dan lainnya agar proses jual beli berjalan cepat. Kami juga akan lakukan penambahan petugas,” kata Haikal.

Haikal atas nama GTPP Covid-19 Sumut juga meminta maaf kepada masyarakat atas kekurangan dan kendala yang terjadi di pasar murah pada hari pertama.

“Saya minta maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan ini. Kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi,” ucapnya.


Editor : Donald Karouw