Warga Abaikan Jaga Jarak di Pasar Murah, Kadis Koperasi Sumut: Kami Kewalahan

Stepanus Purba ยท Senin, 18 Mei 2020 - 02:08 WIB
Warga Abaikan Jaga Jarak di Pasar Murah, Kadis Koperasi Sumut: Kami Kewalahan
Warga berebut pakain murah dalam pasar murah. (Foto: Dok.iNews.id)

MEDAN, iNews.idPasar murah hari pertama yang digelar Pemprov Sumut di beberapa lokasi diwarnai sejumlah pelanggaran. Banyak warga yang mengabaikan protokol kesehataan yakni tidak menjaga jarak saat mengantre untuk mendapat paket sembako murah, Minggu (17/5/2020).

Pasar murah tersebut digelar di empat titik lokasi, yaitu lapangan terbang eks Polonia, Batalion Zeni Tempur 1, Rumah Dinas Wali Kota Binjai dan Gedung Serbaguna Pancing.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumut Haikal mengatakan, masalah yang terjadi di lapangan adalah masyarakat mengabaikan protokol kesehatan saat mengantre.

Haikal mengaku berbagai cara dilakukan petugas agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan, tetapi tidak digubris karena banyaknya masyarakat yang datang.

“Kami kewalahan karena jumlah masyarakat yang datang terutama di Gedung Serbaguna Pancing sangat banyak. Kami tidak menduga masyarakat sangat antusias. Bahkan khusus di Gedung Serbaguna kami melepas 1.200 paket yang harusnya hanya 600 per 600, karena membeludaknya masyarakat,” ujar Haikal.

Walau ada kendala di hari pertama, Haikal menegaskan pasar murah akan tetap dilakukan di empat hari berikutnya (Senin, Selasa, Rabu dan Kamis). Pasar murah akan dibuka pukul 10.00-12.00 WIB dan bazar hingga pukul 18.00 WIB.

“Kita akan tetap melanjutkan pasar murahnya dengan beberapa perbaikan. Kami akan bagikan kupon di luar lokasi dan yang hanya memiliki kupon boleh masuk ke area pembelian,” katanya.

Selain itu, kata dia, akan dibuat sistem paket seperti 10 kg beras, 1 kg minyak goreng, 1 kg gula pasir dan paket-paket lainnya agar proses jual beli cepat. “Kami juga akan lakukan penambahan petugas,” ujar Haikal.

Haikal atas nama GTPP Covid-19 Sumut juga meminta maaf kepada masyarakat atas kekurangan dan kendala yang terjadi di pasar murah pada hari pertama.

“Saya minta maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan ini. Kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi,” ujarnya.

Dia mengatakan, pasar murah itu digelar untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak wabah Covid-19. 

Tiap lokasi, Dinas Koperasi dan UMKM Sumut menyiapkan 600 paket sembako yang bisa dibeli dengan harga murah oleh masyarakat. Pasar murah ini sudah dilaksanakan Minggu (17/5/2020) hingga Kamis (21/5/2020) atau selama lima hari.

“Hari ini merupakan hari pertama kita melakukan pasar murah dan antusias masyarakat begitu luar biasa di empat titik. Kita menyiapkan 600 paket per titik, tetapi dalam prosesnya harus ada yang dilebihkan karena banyaknya masyarakat yang datang,” kata Haikal.

Dia menyebutkan, total ada 12.000 paket yang disiapkan Dinas Koperasi dan UMKM bekerja sama dengan mitra-mitra untuk pasar murah ini. Kegiatan ini bertujuan selain membantu masyarakat, gugus tugas juga ingin membantu UMKM yang kesulitan pada saat ini.

“Kami menyiapkan 12.000 paket sembako yang akan dilepas dengan harga murah kepada masyarakat selama lima hari. Ini hari pertama, jadi mungkin masih ada beberapa masalah yang kami hadapi di lapangan,” ujar Haikal.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Whiko menyampaikan, kasus Covid-19 di Sumut meningkat signifikan, ada 16 kasus positif Covid-19 baru hari Minggu (17/5/2020). Hal ini kali keempat kanaikan kasus positif Covid-19 di Sumut lebih dari 15 kasus dalam tiga bulan terakhir. Total saat ini ada 218 kasus positif Covid-19 di Sumut, 202 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Selain itu peningkatan juga terjadi pada angka kematian, bertambah dua orang menjadi 26 orang, begitu juga yang sembuh menjadi 58 orang atau bertambah lima orang.

“Belum ada tanda-tanda penurunan angka penyebaran Covid-19 di Sumut, jadi walau Pemerintah Pusat memberikan kelonggaran pada transportasi, kami minta masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan. Tidak mudik dan tetap di rumah,” ujarnya.


Editor : Kastolani Marzuki