Pasutri di Percut Sei Tuan Didatangi Pria Berpistol saat Bermesraan

Antara, Sindonews, Sartana Nasution ยท Senin, 09 Maret 2020 - 12:52 WIB
Pasutri di Percut Sei Tuan Didatangi Pria Berpistol saat Bermesraan
Ilustrasi penodongan dengan pistol. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id – Pasangan suami istri (pasutri) warga Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terkejut bukan kepalang. Mereka didatangi sekelompok pria berpistol saat sedang bermesraan dalam rumah.

Tak terima dengan perbuatan para pelaku, korban Siharma Silalahi dan istrinya Atik membuat laporan polisi ke Polsek Percut Sei Tuan. Mereka melaporkan pelaku berinisial RD dan tiga rekannya TP, DN dan AB yang datang melakukan pengancaman dan penganiayaan.

Pengakuan pelapor, kejadian itu terjadi dalam kios yang menjadi tempat tinggal mereka di Perumnas Mandala pada Senin (2/3/2020) pukul 04.30 WIB. Saat itu, RD Cs membuka paksa rolling door kios mereka dan langsung berteriak mencari seseorang bernama Rizal.

Pria itu dituduh mencuri di Pasar Enggang, Perumnas Mandala. Namun, entah bagaimana, pencarian tertuju ke rumah sekaligus kios milik terlapor.

"Malu kali kami bang, sanggup si RD itu membentak-bentak kami sambil bawa air softgun padahal kami lagi berduaan. Kami sendiri tidak mengenal siapa si Rizal," kata Siharma Silalahi, Sabtu (7/2/2020).

Selanjutnya dengan suara lantang, RD Cs mempertanyakan keberadaan Rizal. Padahal, pelapor sama sekali tidak mengenalnya. Karena dianggap menutupi keberadaan orang yang dicari, RD lalu merusak pintu kios, menganiaya dan menodong pistol ke kepala pelapor.

“Aku sendiri tidak tahu apa maksud mereka. Waktu saya diancam senjata air sofgun, seorang rekan pelaku mengaku anggota polisi. Karena situasi sudah bahaya, istri saya Atik menjerit meminta pertolongan sehingga membangunkan warga sekitar,” katanya,

Siharma menambahkan, akibat teriakan istrinya, warga dan petugas jaga malam berdatangan. Sementara RD Cs kabur meninggalkan keduanya.

Atik meminta Polsek Percut Sei Tuan secepatnya menindaklanjuti proses hukum laporan suaminya. Dia berharap RD Cs ditangkap.

"Kami yakin dan percaya polisi pasti memberikan keadilan hukum kepada masyarakat. Masak sampai mengancam dengan menodongkan pistol. Polisi aja tidak sampai segitunya, bahkan jauh lebih sopan," ucap Atik.

Sementara itu, Polsek Percut Sei Tuan saat ini masih menyelidiki kasus penganiayaan terhadap Siharma Silalahi oleh sekelompok orang sambil menodongan pistol.

"Laporannya betul. Sementara masih penyidikan," ujar Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo yang dikonfirmasi, Minggu (8/3/2020).


Editor : Donald Karouw