Pemkab Tapanuli Tengah Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Bandang

Stepanus Purba ยท Rabu, 29 Januari 2020 - 11:55 WIB
Pemkab Tapanuli Tengah Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Bandang
Petugas membantu pelajar saat banjir bandang di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, Rabu (29/1/2020). (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menetapkan status tanggap darurat pascabanjir bandang yang melanda Kecamatan Barus dan Andam Dewi, Rabu (29/1/2020). Status tanggap darurat terhitung selama tujuh hari ke depan sejak ditetapkan.

"Status tanggap darurat terhitung mulai hari ini hingga 5 Februari mendatang," ujar Sekretaris BPBD Tapanuli Tengah Agus Haryanto saat dikonfirmasi iNews.id, Rabu (29/1/2020).

Pascapenetapan status tanggap darurat, Agus mengatakan, Pemkab Tapteng bersinergi dengan TNI/Polri untuk penanganan dan proses evakuasi terhadap korban.

"Pak Bupati juga sudah memerintah seluruh OPD untuk proaktif dalam membantu proses penanganan pascabanjir bandang," kata Agus.

Selain itu, saat ini Dinas Sosial (Dinsos) Tapteng telah mendirikan posko pengungsian dan dapur umum di lokasi terdampak bencana.

"BPBD provinsi saat ini ikut turun untuk membawa bantuan," ucapnya.

Sebelumnya, bencana banjir besar melanda Tapanuli Tengah sejak Selasa (28/1/2020) malam hingga Rabu dini hari. Data per Rabu (29/1/2020) pukul 10.00 WIB, jumlah korban tewas akibat bencana ini sebanyak dua orang. Selain itu, banjir bandang juga menyebabkan 22 orang terluka serta 700 KK dari tujuh desa terdampak bencana.


Editor : Donald Karouw