Pemkot Medan Normalisasi Parit Brayan Bengkel Pekan Depan

Antara ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 23:04 WIB
Pemkot Medan Normalisasi Parit Brayan Bengkel Pekan Depan
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution saat mengecek kondisi parit Brayan Bengkel yang akan dilakukan normalisasi. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Pemkot Medan akan melakukan normalisasi di lokasi parit Brayan Bengkel di wilayah Kelurahan Tanjung Mulia dan Medan Timur. Hal ini mengingat kawasan tersebut kerap banjir jika hujan karena tidak mampu menampung debit air.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, sudah  meninjau kondisi parit yang sering dikeluhkan warga. Keterangan warga, jika hujan deras maka akan terjadi genangan hingga banjir setinggi lutut orang dewasa.

Tak hanya itu, dulunya jika hujan maka reda genangan air langsung surut, kini tetap bertahan cukup lama. Bahkan sampai menggenangi kawasan penduduk.

"Makanya kehadiran kami di sini bersama Kepala Dinas PU dan Perkim akan melakukan normalisasi parit ini. Kami juga akan lihat kondisi di lapangan seperti apa," kata Akhyar, Jumat (14/2/2020).

Dia berpesan kepada masyarakat kedua kelurahan agar tetap menjaga lingkungan dengan bersih dan tidak lagi membuang sampah ke dalam parit.

"Jangan lagi buang sampah ke parit. Tak kan ada gunanya jika kami lakukan normalisasi tapi buang sampah sembarangan," katanya.

Menurutnya, parit Brayan Bengkel tersebut sudah cukup lama tidak dinormalisasi. Hal ini sebabkan jika hujan turun air dengan cepat menggenangi pemukiman warga.

"Saat ini kami bersama Dinas PU akan melakukan normalisasi. Minggu depan sudah mulai. Namun belum bisa ketahui kapan akan selesai, mengingat masih banyaknya kendala yang terlihat di lapangan," ujarnya.

Akhyar mengakui, parit Brayan Bengkel, merupakan parit yang melayani wilayah Kelurahan Tanjung Mulia dan Kelurahan Medan Timur seperti Brayan Bengkel, Brayan Bengkel Baru, Brayan Darat I, Brayan Darat II, dan Glugur Darat I.

"Jadi kawasannya kurang lebih sekitar 10.000 hektare. Ini nanti Dinas PU beserta seluruh dinas terkait akan lakukan normalisasi," ucapnya.


Editor : Donald Karouw