Penerapan New Normal di Sumut Mulai Dibahas

Donald Karouw · Jumat, 29 Mei 2020 - 15:39 WIB
Penerapan New Normal di Sumut Mulai Dibahas
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah saat memimpin rapat di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut di Jalan Jenderal Sudirman 41 Medan, Kamis (28/5/2020).(Foto: Humas Pemprov Sumut)

MEDAN, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan kemungkinan penerapan new normal. Hal tersebut dilakukan terkait skenario untuk kembali menggerakkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang bakal diterapkan Pemerintah pusat.

Kesiapan ini terungkap dalam pembahasan rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Jalan Jenderal Sudirman 41 Medan, Kamis (28/5/2020).

“Covid-19 ini akan menjadi pandemi yang terus melekat di dunia ini, maka kita harus membuat pola kehidupan baru. Seperti apa kita berinteraksi, serta semua pola kegiatan  berubah sebelum ditemukannya vaksinnya,” ujar Ijeck-sapaan akrabnya.

Menurutnya, pola hidup baru atau new normal harus disiapkan di setiap aspek, mulai dari dunia usaha hingga tempat ibadah. Selain itu, sosialisasi pelaksanaan protokol kesehatan kepada masyarakat masih perlu digalakkan sehingga jika saatnya nanti new normal harus dijalankan, Sumut sudah siap.

Untuk itu, Wagub mengajak pemegang kebijakan agar dapat bersama-sama mengawal dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hal tersebut.

“Pastinya kita mohon bersama-sama ikut mengawal memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat bahwa virus ini belum selesai. Bagaimana pelaksanaannya nanti disosialisasikan, penerapan ini harus ada ketegasan dari kita,” katanya.

Kasdam I Bukit Barisan Didied Pramudito menyampaikan, saat ini ada empat provinsi di Indonesia yang siap melaksanakan new normal. Keempat daerah tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo, serta ada beberapa kabupaten/kota di Indonesia.

Seperti di daerah lain, TNI-Polri akan berada di depan jika hal tersebut dijalankan. Pemerintah daerah menurutnya membantu bertugas mengimbau masyarakat tentang pendisiplinan protokol ksehatan.

“Protokol seperti jaga jarak, pakai masker, mengecek suhu tubuh, cuci tangan, membatasi jumlah kapasitas di sarana umum dan lain sebagainya yang harus menjadi perhatian,” kata Didied.


Editor : Donald Karouw