Pengakuan Ayah di Medan yang Bunuh 2 Anak Tiri usai Ditangkap Polisi: Saya Menyesal

Adi Palapa Harahap · Kamis, 25 Juni 2020 - 12:17 WIB
Pengakuan Ayah di Medan yang Bunuh 2 Anak Tiri usai Ditangkap Polisi: Saya Menyesal
Tersangka Rahmadsyah, ayah di Medan yang bunuh dua anak tiri. (Foto: iNews/Adi Palapa Harahap)

MEDAN, iNews.id - Kata penyesalan terucap dari Rahmadsyah (30), ayah yang membunuh kedua anak tirinya yakni IF (10) dan RA (5) di Kota Medan, Sumatera Utara. Dia menyesali semua yang terjadi dan meminta maaf kepada keluarga istrinya.

"Saya menyesal pak. Saya juga sayang kedua anak ini. Saya minta maaf kepada istri dan semua keluarga," ujar Rahmadsyah, Rabu (24/6/2020).

Menurutnya, motif dia menganiaya anak tirinya lantaran jengkel mendengar kata-kata yang diucapkan kedua bocah tersebut. Awalnya mereka sedang menonton televisi dan kedua korban meminta uang untuk membeli es krim.

"Saya lagi gak punya uang. Mereka bilang ayah pelit, lalu mengatakan akan bilang ke mama cari ayah baru. Mama kan masih muda," kata tersangka mengulang percakapan sebelum pembunuhan.

Mendengar ucapan tersebut, tersangka langsung membawa kedua korban ke kamar dan membenturkan kedua kepala mereka ke dinding. Setelah korban terjatuh di atas kasur dan tersangka melihat mereka masih bergerak, dia menambah dengan menginjak-injak dada kedua anak tirinya.

"Saya benturkan kepala mereka ke dinding lima kali dan lima kali juga menginjak dadanya. Setelah itu saya bawa ke semak-semak samping sekolah. Satu saya taruh di parit dan kakaknya ke dalam semak-semak," katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, Pasal 351 tentang Penganiayaan dan Pasal 80 Ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.


Editor : Donald Karouw