Perampok Ibu Hamil di Jalan Menteng Medan Denai Ditembak Polisi

Stepanus Purba · Kamis, 12 Maret 2020 - 15:17 WIB
Perampok Ibu Hamil di Jalan Menteng Medan Denai Ditembak Polisi
Josep Harianto Simamora (tengah) pelaku begal yang merampok kalung emas milik ibu hamil saat ditangkap tim Tekab Polsek Medan Area. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.idKasus begal dengan korban ibu hamil di Jalan Menteng Raya, Medan Denai, Kota Medan yang terjadi akhir 2020 diungkap polisi. Pelaku yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak dua bulan terakhir ditembak pada kedua kakinya karena coba melawan saat ditangkap.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidhir Chan mengatakan, identitas pelaku yakni Josep Harianto Simamora (26) warga Jalan HM Joni, Gang Roma, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Denai. Dia diamankan tim Tekap Polsek Medan Area saat pulang ke rumahnya setelah bersembunyi selama dua bulan pada Rabu (11/3/2020).

"Pelaku Josep ini sudah 19 kali merampok di wilayah hukum kami. Dia seorang residivis kasus yang sama (pencurian dengan kekerasan). Untuk rekan pelaku inisial RS masih kami buru," ujar Kapolsek, Kamis (12/3/2020).

Dia mengungkapkan, kronologi kejadian bermula saat korban yakni seorang ibu hamil baru saja pulang rumah selepas belanja. Ternyata dia sudah dibuntuti kedua pelaku Josep dan RS (DPO) dengan mengendarai sepeda motor.

Saat korban sampai di depan rumah, pelaku langsung merampas kalung rantai emas 4 gram berliontin madu mata 22 karat. Korban terkejut hingga terseret karena kalung tersebut masih dipakainya saat dirampas.

Pelaku tetap tancap gas dan menyeret korban sampai kalung tersebut terputus. Mereka selanjutnya melarikan diri dan korban membuat laporan polisi. Aksi sadis kedua begal ini terekam CCTV.

“Anggota di lapangan memberikan tindakan tegas dengan menembak kedua kaki pelaku karena coba kabur. Sementara rekannya masih kami buru," katanya.

Dalam kasus tersebut, polisi juga menyita barang bukti dua celana panjang, baju, topi dan sandal. Josep dipastikan akan kembali merasakan dinginnya jeruji besi penjara. Dia dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas 7 tahun penjara.


Editor : Donald Karouw