Petugas Damkar Medan Evakuasi Anak Buaya Muara di Gorong-Gorong Jalan Martubung

Stepanus Purba ยท Rabu, 05 Februari 2020 - 19:54 WIB
Petugas Damkar Medan Evakuasi Anak Buaya Muara di Gorong-Gorong Jalan Martubung
Anak buaya muara yang berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar Medan, Rabu (5/2/2020). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN,iNews.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Medan Sumatera Utara (Sumut), berhasil mengevakuasi seekor anak buaya muara di gorong-gorong yang berada di Jalan Martubung, Simpang Pajak UKA, Rabu (5/2/2020). Untuk sementara, buaya tersebut masih diamankan petugas damkar.

Wadanru Regu 1 Damkar Kota Medan, Pantas Simamora mengatakan, penangkapan anak buaya berawal dari laporan warga yang diterima petugas damkar sekitar pukul 11.00 WIB. Warga menyebutkan, ada buaya berukuran paha orang dewasa di gorong-gorong di Jalan Martubung.

Damkar Kota Medan kemudian mengerahkan tim ke lokasi untuk mengevakuasi satwa dilindungi tersebut. Sesampai di lokasi, petugas kemudian memeriksa gorong gorong tersebut.

“Oleh tim, gorong-gorong tersebut kemudian disiram dengan air sehingga anak buaya tersebut kemudian terlihat. Tim kemudian mulai melakukan proses penangkapan,” kata Pantas Simamora.

Petugas damkar sempat kesulitan mengevakuasi anak buaya tersebut. Pasalnya, banyak warga yang ingin menyaksikan proses evakuasi dari dekat.

“Alhamdulillah buaya tersebut bisa kami evakuasi. Selanjutnya kami bawa kemari setelah sebelumnya kami lakban mulutnya,” katanya.

Pantas mengatakan, dengan penemuan seekor anak buaya muara itu, kemungkinan masih ada buaya lain di sana. Sesuai laporan awal warga, buaya yang terlihat di gorong-gorong berukuran lebih kecil dari yang ditemukan petugas damkar.

“Pengakuan warga, buaya yang sebelumnya terlihat sebesar paha orang dewasa. Bisa saja mereka salah lihat. Tapi, kemungkinan ada buaya yang lain,” katanya.

Pantas mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menjalin komunikasi dengan pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut. Damkar masih akan berkoordinasi terkait nasib anak buaya itu selanjutnya.

“Kemungkinan nanti akan kami bawa ini ke komunitas pencinta reptil atau ke kebun binatang,” katanya.


Editor : Maria Christina