Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Kapal Tanker di Pelabuhan Belawan

Stepanus Purba ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 15:01:00 WIB
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Kapal Tanker di Pelabuhan Belawan
Kapal Tanker MT Jag Leela yang terbakar di Pelabuhan Belawan, Senin (11/5/2020). (Foto: iNews/Yudha Bahar)

MEDAN, iNews.id - Petugas dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama dengan Polres Pelabuhan Belawan masih menyelidiki penyebab kebakaran Kapal Tanker Mt Jag Leela di Pelabuhan Belawan, Senin (11/5/2020).

"Masih lidik oleh tim Labfor Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Selasa (12/5/2020).

Nainggolan mengatakan, jumlah korban meninggal akibat kebakaran Kapal Tanker Mt Jag Leela kini berjumlah menjadi tujuh orang. Seluruh korban saat ini sudah berada di RS Bhayangkara Medan untuk mengikuti proses identifikasi.

Dari tujuh korban, Nainggolan mengatakan baru enam keluarga korban yang mendatangi RS Bhayangkara untuk membuat laporan dan menyerahkan data postmortem.

"Hingga siang ini sudah enam keluarga yang mendatangi pihak kepolisian untuk membuat laporan". Masih ada satu keluarga korban yang belum melapor," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala RS Bhayangkara Medan AKBP dr Zulkhairi mengatakan proses identifikasi masih berlangsung. Jika berhasil diidentifikasi, korban akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

"Kalau bisa diidentifikasi akan dirilis jenazahnya. Identifikasi selesai, bila kita sudah memastikan identitas korban, kemudian kita rilis (serahkan) ke pihak keluarga," katanya.

Pantauan iNews, sejumlah keluarga korban sudah ramai mendatangi kamar jenazah RS Bhayangkara Medan, dan ruang jenazah. Keluarga korban terlihat mendatangi Posko Postmortem RS Bhayangkara serta membawa sejumlah data identitas korban.

Sebelumnya, pihak RS Bhayangkara Medan mengimbau kepada pihak yang merasa kehilangan anggota keluarganya, dalam dengan MT Jag Leela, untuk segera melapor ke Posko Antemortem di RS Bhayangkara.

“Kalau bisa membawa data sidik jari KTP, kalau ada, kalau tertinggal di rumah, bisa juga ijazah,” ujar Zulkhairi.

Selain korban meninggal, sebanyak 22 orang juga mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit PHC Belawan dan RS TNI AU Belawan.

Sebelumnya, kapal tanker sepanjang 250 meter yang digunakan untuk mengangkut minyak ini terbakar pada Senin (11/5/2020) pukul 08.30 WIB. Posisi kapal saat itu sedang ditambatkan di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard di Pelabuhan Belawan.

Berita Lain Bisa Dibaca di Sindonews.com: Pasca Terbakarnya Kapal Jag Leela, 7 Jenazah Diidentifikasi di RS Bhayangkara


Editor : Stepanus Purba