Polisi: Sumut Jadi Tujuan Utama Perdagangan Gelap Hewan Langka

Stepanus Purba ยท Selasa, 26 Februari 2019 - 15:16:00 WIB
Polisi: Sumut Jadi Tujuan Utama Perdagangan Gelap Hewan Langka
Jumpa pers di Polda Sumut terkait perdagangan satwa langka. (Foto: Antara).

MEDAN, iNews.id - Direskrimsus Polda Sumatera Utara (Sumut), Kombes Pol Ronny Santama, menyebutkan daerahnya menjadi tujuan utama perdagangan gelap hewan langka di Indonesia.

"Kami menduga Sumut, khususnya Medan saat ini bukan hanya menjadi sumber hewan langka tapi juga tujuan peredaran hewan langka atau burung langka di Indonesia dan mungkin juga untuk transit ke negara lain," kata Rony di Mapolda Sumut, Kota Medan, Selasa (26/2/2019).

Terkait adanya burung-burung langka yang dipelihara oleh warga, kata dia, ada satu ekor yang memang habitatnya di daerah Sumut. Yakni, burung jenis Rangkong. Selebihnya didatangkan dari luar daerah.

Polda Sumut sendiri mengamankan 16 burung langka tersebut pada Rabu (20/2/2019) lalu. Semua jenis satwa tersebut dinilai burung-burung langka dan dilindungi undang-undang.

"Dari 16 burung yang kita amankan, ada 15 jenis burung yang habitatnya dari luar Sumut," ujar dia.

Pihak kepolisian hingga kini masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus penjualan burung langka ini. Diduga ada oknum-oknum yang memperjualbelikannya, dan merupakan jaringan dari luar Sumut.

"Atas dasar itu kami menganggap ini sebuah peredaran besar. Kalau dikonversi ke pasaran, total burung langka yang disita ini mencapai Rp500 juta," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal