Polisi Tangkap Pemeras Penumpang Angkot di Medan

Stepanus Purba ยท Kamis, 24 Juni 2021 - 16:37:00 WIB
Polisi Tangkap Pemeras Penumpang Angkot di Medan
Tersangka Embang saat diamankan di Mapolsek Medan Helvetia. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Personel Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia menangkap pelaku pemerasan di atas angkot yang ada di Kota Medan. Saat beraksi, pelaku bernama Embang (32) warga Aceh Besar ini tidak segan-segan melukai korban dengan menggunakan senjata tajam. 

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia, Iptu Zuhatta Mahadi mengatakan penangkapan pelaku berawal dari laporan korban berinisial M dan S. Kedua korban yang saat ini pulang ke rumahnya di daerah Tembung diperas oleh pelaku dan seorang rekannya di atas angkot KPUM 65. 

"Saat di atas angkot, pelaku Embang rekannya memaksa korban untuk memberikan ongkos," kata Zuhatta, Kamis (24/6/2021). 

Heran karena dimintai ongkos walau belum sampai ke tujuan, korban kemudian mempertanyakan hal tersebut. Karena sopir angkot memilih tidak berbicara, korban kemudian memberikan ongkos kepada pelaku sebesar Rp10.000. 

"Lalu korban Manalu langsung memberikan ongkos kepada pelaku sebesar Rp10.000. Pelaku meminta lebih kepada korban dan pada saat membuka tas sandangnya, tiba-tiba tangan pelaku masuk ke dalam tas," kata Zuhatta. 

Melihat pelaku mencoba mengambil isi tasnya, korban kemudian menahan tangannya. Namun pelaku berhasil menarik uang sebesar Rp20.000 dari tas korban. Selanjutnya,  pelaku langsung memukul leher Manalu dengan menggunakan tangan kirinya dua kali serta menusuk bagian kaki sebelah kiri korban dengan menggunakan paku payung tiga kali.

"Kemudian para pelaku langsung pergi. Lalu korban melaporkan kejadian tersebut," ucapnya. 

Mendapatkan laporan, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap identitas salah satu tersangka. Tak membutuhkan waktu lalu, petugas menangkap tersangka Embang dan mengamankan di Mapolsek Medan Helvetia. 

"Sedangkan rekan tersangka yang berinisial R saat ini masih dalam pengejaran petugas," ucapnya. 

Sementara itu, tersangka Embang mengaku sudah beraksi dua kali. Saat beraksi, pelaku mengaku dalam keadaan mabuk untuk meningkatkan kepercayaan diri. 

"Sudah dua kali, dapatnya Rp30.00 bagi dua sama kawan satu lagi," ucapnya. 

Editor : Stepanus Purba

Bagikan Artikel: