Rekam Jejak Riko Sunarko yang Dicopot dari Kapolrestabes Medan, Pernah Pecat 9 Polisi Nakal

Donald Karouw ยท Sabtu, 22 Januari 2022 - 20:19:00 WIB
Rekam Jejak Riko Sunarko yang Dicopot dari Kapolrestabes Medan, Pernah Pecat 9 Polisi Nakal
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat memberikan keterangan soal namanya terseret menerima suap dari istri bandar narkoba. (Foto: iNews/Adi Palapa Harahap)

JAKARTA, iNews.id - Kombes Riko Sunarko dicopot dari jabatannya sebagai Kapolrestabes Medan karena diduga melanggar Kode Etik Profesi Polri (KEPP). Namanya sebelumnya disebut-sebut personel Polrestabes Medan, Bripka Ricardo dalam persidangan, ikut menerima suap dari istri seorang bandar narkoba senilai Rp300 juta.

Sebagai pengganti Riko Sunarko, Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumatra Utara (Sumut) Kombes Armia Fahmi ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolrestabes Medan. Dia sudah ditunjuk sejak Jumat (21/1/2022) lalu. Saat ini, Riko ditarik ke Polda Sumut untuk diperiksa lebih lanjut.

Kombes Riko Sunarko sebelum menjadi Kapolrestabes Medan pada Mei 2020 lalu menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Polri. Riko menggantikan Kombes Johnny Eddizon Isir yang dimutasi menjadi Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim.

Mutasi Riko Sunarko tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/1377/V/KEP./2020 pada Jumat (1/5/2020). Surat itu ditandatangani atas nama Kapolri oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Dikutip iNews.id dari situs akpol.polri.go.id, Riko Sunarko diketahui lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992. Dia lahir di Surabaya, 18 September 1972.

Riko Sunarko usai mengikuti proses serah terima jabatan di Mapolda Sumatera Utara (Sumut) pernah menegaskan akan bergerak cepat memberantas pelaku kejahatan di Kota Medan.

Riko mengatakan, di bawah kepemimpinannya Polrestabes Medan akan fokus pada penanganan kasus 3C (Curas, Curat, dan Curanmor). Sejumlah program yang dari Kapolrestabes sebelumnya akan tetap dilanjutkan dalam penanganan kejahatan jalanan.

"Kita akan terus melanjutkan apa yang sudah dibuat dan diprogramkan Kapolrestabes Medan sebelumnya, khususnya terkait penanganan kasus 3C. Kami lihat juga nanti mana yang harus ditingkatkan ke depannya," kata Riko saat diwawancara awak media usai sertijab.

Riko menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang gerak bagi seluruh pelaku kejahatan di Kota Medan sebagaimana semboyan dari Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat itu.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: