Remaja 15 Tahun di Pematangsiantar Dijual Pacar ke Pria Hidung Belang lewat Medsos

Dharma Setiawan ยท Rabu, 09 September 2020 - 19:52 WIB
Remaja 15 Tahun di Pematangsiantar Dijual Pacar ke Pria Hidung Belang lewat Medsos
Pelaku A yang menjual pacar diminta menunjukkan sejumlah barang bukti di rumah kos di Pematangsiantar, Sumut, Rabu (9/9/2020). (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id – Seorang remaja berusia 15 tahun di Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), dijual pacarnya ke laki-laki hidung belang dengan tarif Rp300.000 untuk sekali kencan. Korban juga kerap dicabuli pelaku yang dikenal lewat media sosial.

Kasus ini terungkap berawal dari keributan di kamar kos pasangan A dan RA di Simpang Kerang, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar. Pasangan ini didatangi seseorang yang terganggu dengan pertengkaran mereka.

“Ternyata, keributan dipicu akibat tidak kesepakatan antara korban RA yang akan melayani nafsu bejat seorang pria hidung belang yang ditawarkan oleh pelaku A, pacarnya sendiri,” kata Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Edi Sukamto, Rabu (9/9/2020).

Edi Sukamto mengatakan, polisi kemudian mengamankan pasangan penghuni kamar kos dan terungkap. Polisi akhirnya mengetahui keduanya berstatus pacaran dan sudah tinggal satu kamar.

Korban dan pelaku berpacaran setelah berkenalan melalui media sosial. Selama tiga bulan berpacaran, pelaku mencabuli korban di rumah kos dan mulai memiliki gelagat buruk terhadap remaja itu.

Pelaku kerap menawarkan korban RA yang masih anak di bawah umur itu kepada pria hidung belang di media sosial dengan tarif kencan Rp300.000. Bahkan, perbuatan itu sudah sembilan kali dilakukan. Hasilnya digunakan untuk keperluan mereka sehari-hari.

“Saat ditawarkan melalui media sosial, korban kerap mendapat ancaman dari pelaku jika tidak menuruti permintaan pelaku. Uang yang didapat itu menurut pengakuan korban dipakai untuk makan dan bayar kos,” kata Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar.

Di hadapan penyidik polisi, kedua pasangan tak resmi ini mengaku anak dari keluarga broken home dan sudah tidak diurus lagi keluarganya masing-masing. Polisi pun sempat kesulitan mencari keberadaan orang tua mereka.

Untuk penyidikan kasus ini, pelaku A saat ini ditahan sementara di Mapolres Pematangsiantar. Polisi masih mendalami dugaan trafficking atau perdagangan orang dalam kasus ini.

“Sementara korban mendapat konseling dari petugas Unit PPA Polres Pematangsiantar dan Dinas Sosial,” katanya.


Editor : Maria Christina