Sidang Suap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin Tak Akui Terima Uang dari Syamsul Fitri

Ahmad Ridwan Nasution ยท Selasa, 05 Mei 2020 - 14:16 WIB
Sidang Suap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin Tak Akui Terima Uang dari Syamsul Fitri
Suasana jalannya sidang perkara suap Wali Kota Medan Nonaktif Dzulmi Eldin secara online di PN Medan. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Wali Kota Medan nonaktif Tengku Dzulmi Eldin kembali bergulir secara online di Ruang Cakra II, Pengadilan Negeri Medan, Senin (4/5/2020). Sidang ini dengan agenda mendengar keterangan saksi.

Dalam persidangan, terdakwa Dzulmi Eldin memberikan kesaksian tidak pernah menyuruh terdakwa Syamsul Fitri, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Protokol Pemko Medan untuk mengutip uang dari sejumlah kepala dinas.

Dzulmi juga membantah pernah menerima uang dari Syamsul Fitri untuk biaya perjalanan dinas. Namun ketika jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertanya terkait sumber kekurangan biaya perjalanan dinas,  terdakwa mengaku tidak mengetahuinya. Seluruh persiapan untuk perjalanan dinas diserahkan kepada Kasubbag Protokoler Pemko Medan.

Begitupun saat Ketua Majelis Hakim mempertanyakan terkait informasi perjalanan dinas terdakwa ke Jepang, yang ketika itu turut membawa keluarganya. Terdakwa Dzulmi mengakui ada kekurangan biaya dan penyelesaian diserahkan seluruhnya kepada bagian protokoler tersebut.

Seluruh keterangan yang disampaikan terdakwa Dzulmi Eldin berbanding terbalik dengan berita acara dari jaksa KPK.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Nizamuddin menilai keterangan Dzulmi Eldin sesuai dengan fakta. Dia justru beranggapan terdakwa Syamsul Fitri memanfaatkan jabatan atas kasus yang menjerat kliennya tersebut.

“Gak ada yang bertentangan, itu keliru. Keterangan kepala dinas tidak pernah ada yang disuruh terdakwa dimintakan uang. Tidak pernah wali kota (terdakwa) minta-minta uang,” ujarnya.

Menurutnya, yang bertentangan hanya keterangan terdakwa dengan Syamsul Fitri. Tak ada pertentangan dengan keterangan saksi lain (kepala dinas). Sidang kembali akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda tuntutan terhadap wali kota Medan nonaktif tersebut.


Editor : Donald Karouw