Tarif Sewa Mobil Mencekik, Sopir Online Demo Kantor PT TPI Medan
MEDAN, iNews.id – Ratusan sopir online di Medan, Sumatera Utara (Sumut) berunjuk rasa di Kantor PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI), kompleks CBD Polonia. Mereka menuntut kebijakan perusahaan mengenai tarif rental fee atau sewa mobil yang dinilai menyulitkan para sopir.
Salah satunya tuntutan pendemo terkait dengan kebijakan PT TPI menaikkan tarif sewa kendaraan mereka. "Permintaan kami sangat sederhana yakni meminta pemunduran pembayaran sewa mobil selama dua minggu terakhir yang sangat memberatkan para sopir," ujar Pembina Komunitas D'Boss Joko Pitoyo, yang menaungi para sopir online, Selasa (31/7/2018).
Joko mengungkapkan, PT TPI membebankan uang sewa kepada para sopir paling rendah Rp1.215.000 per minggunya. Selain itu mereka juga memberi target minimum trip sebanyak 50 pengantaran.
“Dengan trip seperti itu, kami hanya mendapatkan insentif Rp625.000. Kurangnya harus kami cari sendiri. Skema ini sangat menyulitkan kami," ujarnya.
Dia mengatakan, sejumlah sopir yang tidak mampu membayar akan ditarik kendaraannya. Selanjutnya PT TPI mengganti dengan sopir lain. "Mereka matikan unit kami melalui GPS dan ditarik secara paksa. Kemudian diam-diam diganti dengan sopir lain," ucapnya.
Manager Productivity PT TPI Ramdani yang menemui pendemo awalnya mendengarkan keluhan para sopir. Namun dia meminta agar keluhan disampaikan secara bijak kepada manajemen. Hal itu kemudian memicu terjadinya adu mulut antara pihak PT TPI dengan para sopir.
Tak lama berselang, tampak Ramdani kemudian memilih meninggalkan pengunjuk rasa dan masuk kembali ke dalam kantor. Sopir taksi online yang tak mendapat jawaban apapun dari PT TPI lantas pergi ke kantor DPRD Medan. Hingga berita diturunkan, aksi demo masih berlangsung.
Editor: Donald Karouw