Terlibat Konflik dengan Warga Tapsel, Harimau Sribilah Diselamatkan BBKSDA

Ahmad Ridwan Nasution ยท Senin, 31 Agustus 2020 - 14:14:00 WIB
Terlibat Konflik dengan Warga Tapsel, Harimau Sribilah Diselamatkan BBKSDA
Petugas BBKSDA Sumut saat mengevakuasi harimau Sribilah yang diamankan di Desa Tapus Sipagimbal, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id- Konflik antara manusia dan harimau kembali terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Kali ini,terjadi di Desa Tapus Sipagimbal, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Dari informasi yang dihimpun, harimau tersebut beberapa kali memangsa hewan ternak warga seperti kambing dan anjing. Kemunculan harimau tersebut kemudian disampaikan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) untuk dilakukan penyelamatan.

"Berdasarkan aduan masyarakat ini, kita BBKSDA bersama dengan petugas koramil berupaya menangkap harimau yang telah memangsa ternak warga ini," ujar Kepala BBKSDA Sumut, Hotmauli Sianturi pada saat konferensi pers, Senin (31/8/2020).

Pada senin (24/08) Tim BBKSDA yang sudah memasang perangkap berhasil menangkap si raja hutan, dan kemudian di evakuasi dan di observasi ke Sanctuary Harimau Barumun Nagari untuk pemeriksaan kesehatannya.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan,kondisi nya dalam keadaan sehat, namun tubuhnya mengalami malnutrisi, jadi kelihatan agak kurus," kata Hotmauli.

Harimau Sri Bilah yang terperangkap ini diketahui berjenis kelamin betina dengan umur lebih kurang dua sampai tiga tahun, memiliki berat 45,2 kg.

Hasil pemeriksaan kimia darah Harimau Sumatera, menunjukkan adanya peningkatan bilirubin, SGOT dan SGPT yang meningkat menandakan adanya gangguan fungsi hati pada harimau tersebut. Namun tim medis belum bisa memastikan apakah gangguan hati ini bersifat akut atau kronis.

"Nanti kalau semua proses sudah selesai,observasi tim medis selesai,dan kondisinya sudah memungkinkan kita akan lepas liarkan kembali ke habitatnya," ucapnya.

Saat ini tim BBKSDA Sumut tengah melakukan survei untuk lokasi pelepasliaran Harimau Sri Bilah ini. Sementara itu untuk harimau ini masih menjalani observasi di Sanctuary Barumun Nagari yang berada di Padang Lawas Utara, Sumut.


Editor : Stepanus Purba