Tolak Omnibus Law, Buruh Sumut Tetap Akan Unjuk Rasa di Tengah Pandemi Corona

Stepanus Purba ยท Rabu, 22 April 2020 - 12:48 WIB
Tolak Omnibus Law, Buruh Sumut Tetap Akan Unjuk Rasa di Tengah Pandemi Corona
Ketua FSPMI Sumut Willy Agus Utomo. (Foto: dok iNews)

MEDAN, iNews.id - Sejumlah elemen buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara akan menggelar unjuk rasa di tengah pandemi corona. Demo dengan agenda menolak omnibus law direncanakan menyasar Kantor Gubernur dan Gedung DPRD Sumut pada 30 April mendatang.

Ketua FSPMI Sumut Willy Agus Utomo mengungkapan, unjuk rasa ini buntut kekecewaan buruh kepada Pemerintah pusat dan DPR karena tetap membahas pengesahaan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law). Dia menyesalkan tindakan yang dinilai menciderai perasaan buruh karena memanfaatkan situasi pandemi untuk men-sahkan UU Omnibus Law.

"Kami kesal dengan DPR dan pemerintah yang sengaja mencari kesempatan di tengah wabah corona ini," ujar Willy, Rabu (22/4/2020).

Dia mengatakan, dalam unjuk rasa tersebut, sejumlah elemen buruh juga akan ikut bergabung. Aksi ini merupakan agenda nasional yang berlangsung di seluruh Indonesia dan berpusat di Jakarta.

"Massa buruh ribuan, berasal dari Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Labuhanbatu dn Tabagsel. Besok surat pemberitahuan aksi akan kami bawa ke Polda Sumut," katanya.

Terkait imbauan dan maklumat Polri yang melarang aksi dan perkumpulan massa saat pandemi Covid-19, Willy mengungkapkan akan tetap menjaga sistem keamanan kesehatan bagi para peserta aksi. Seperti memakai sarung tangan dan masker serta mengatur jarak peserta aksi. Dia berharap Polri mengamankan aksi dengan cara humanis dan mengerti kondisi psikis buruh.

"Kami juga berjuang melawan corona, tapi kami juga akan melawan bila pemerintah memaksakan pengebirian dan pemiskinan hak kaum buruh sampai ke anak cucu," katanya.


Editor : Donald Karouw