UISU Semprot Disinfektan 10 Masjid di Medan, Bantu Cegah Penularan Corona

Antara ยท Senin, 30 Maret 2020 - 11:58 WIB
UISU Semprot Disinfektan 10 Masjid di Medan, Bantu Cegah Penularan Corona
Petugas dari UISU saat menyemprotkan cairan disinfektan ke salah satu masjid di Kota Medan. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah masjid di Kota Medan dan sekitarnya. Hal ini sebagai upaya membantu memutus mata rantai penularan virus corona jenis baru atau Covid-19.

"Hingga kemarin setidaknya sudah 10 masjid kami lakukan penymprotan disinfektan," ujar Rektor UISU Yanhar Jamaluddin di Medan, Senin (30/3/2020).

Rektor mengatakan, aksi peduli UISU tersebut merupakan bagian dari kegiatan 'dakwah bil hal'. Yaitu dakwah yang disampaikan dengan mengutamakan perbuatan nyata dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan mengutamakan masjid-masjid yang ada di Kota Medan.

Ke depan jika memungkinkan, kegiatan serupa akan dilakukan hingga Ramadan 1441 Hijriah.

"Selama bulan Sya’ban ini UISU mengambil peran di tengah-tengah masyarakat. Semoga menjadi berkah bagi UISU. Hal itu sejalan dengan pencapaian visi UISU menjadi perguruan tinggi yang Islami, andal, teruji, bermartabat mulia dan dicintai masyarakat serta diridhoi Allah SWT," kata Yanhar.

Sementara Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU Prof Ismet Danial Nasution mengatakan, gerakan aksi peduli ini merupakan implementasi Catur Dharma UISU. Yakni pengabdian dan dakwah islamiyah yang menjadi ciri khas UISU.

"Ini merupakan bentuk tanggung jawab moral UISU. Iringan doa yang tidak putus-putusnya dan kami berharap dapat terus melakukan aktivitas di tengah-tengah masyarakat," kata Ismet.

Adapun, sejumlah masjid yang telah disemprot disinfektan yakni Masjid Baitul Amin, Sunanul Huda dan Masjid Baiturrahim di kawasan Kecamatan Medan Polonia.

Kemudian Masjid Ar Rahman dan Nurul Falah di Medan Johor, Masjid Ar Rivai di Medan Amplas, Masjid Nurul Huda di Medan Marelan, Masjid Al Jihad dan Al Iman di Medan Tembung dan Masjid Sulaimaniyah di Jalinsum Perbaungan.


Editor : Donald Karouw